CONFIRM RUNNING CPGA CERTIFIED PROFESSIONAL IN GENERAL AFFAIR 18 – 19 JAN 2024 HOTEL FAVE JAKARTA
General Affairs (GA) atau yang lebih dikenal dengan nama Bagian Umum. Perusahaan merupakan pelaksana operasional dari sebagian pekerjaan utama departemen HRD. Tanpa tim GA yang kompeten, perusahaan sulit menghasilkan kinerja yang optimal
GA memiliki banyak varian tugas yang masing-masing memerlukan pengetahuan dan keterampilan tersendiri seperti, electricity, perizinan, keamanan, building maintenance, kendaraan,insurance, dampak limbah dll. Oleh karena itu dibutuhkan pelatihan untuk memenuhi syarat kompetensi bekerja di departemen GA.
Tujuan Training General Affair Management CPGA 1. Memberi pemahaman tentang tanggung jawab dan tugas divisi General Affair sehingga peserta dapat meingkatkan kinerjanya. 2. Memberikan pemahaman tentang masalah- masalah yang mungkin timbul dalam divisi General Affair dan bisa menyelesaikan masalah- masalah tersebut. 3. Mampu memberikan layanan prima kepada semua pelanggan ( Internal & External ) 4. Memahami dan menguasai semua bisnis proses GA 5. Mampu menganalisa kinerja GA serta menetapkan area yang masih memerlukan peningkatan dalam perusahaan 6. Mampu menetapkan kompetensi minimal yang harus dimiliki oleh profesional General Affairs
Materi CPGA Certified Professional General Affair
* Tugas dan Tanggung Jawab General Affairs (GA) dalam perusahaan * Kompetensi teknis dan soft kompetensi yang harus dimiliki seorang profesional GA * Uraian Pekerjaan ( Job Description) General Affairs * Bisnis Proses GA * Area Tanggung Jawab GA • Building Management, Asset Management • Keamanan / Security dan ketertiban, kebersihan • Kendaraan perusahaan dan fasilitas pool • Perijinan, dan kehumasan, operasional, dll • Perijinan Tenaga Kerja Asing • Cleaning Service dan penanganan limbah UPL-UKL • Resepsionis dan operator telepon, serta keluar masuk Tamu • Kantin, Laundry & Mess Perusahaan • Alat Tulis Kantor (ATK) • Penanganan Listrik, Air dll • Pelaksanaan event khusus • Pengelolaan Cleaning Service & Office Boy / Office Girl • Outsourcing Management / Labour Suply • OSS • Penanganan tamu Penting (Tamu VVIP, VIP, Instansi Pemerintah, Auditor Perusahaan,) * Service Excellence * Komunikasi internal & Eksternal * Problem Solving dalam area GA * Mampu mereview Perjanjian Perekrutan TK * Aspek legal * Mampu mereview Cost of Manpower Outsourcing & Labour Sourcing * Payroll * PPh 21 dan PMK 66/2023
Hari ke 2 Examination Plus SOP GA Management, JD Manager GA, Model Kompetensi GA beserta Indikator Perilaku 5 Level , 35 KPI GA dll
Inv CPGA Rp 5.500.000 WA0811891352 HR HOUSE INDONESIA OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT (BUSINESS ADVISOR) A HR SERVICES COMPANY HEAD HUNTER SP www.hrhouseindonesia.com hashtag#hrhouseindonesia
TRAINING AND WORKSHOP FINON FINANCE FOR NON FINANCE MANAGER (+ DUPONT ANALYSIS + FINANCIAL MODELING 23 – 24 JANUARI 2024 HOTEL FAVE JAKARTA – HR HOUSE INDONESIA
Finance for non-finance managers course is for participants who do not have any finance background or knowledge. This course will provide participants with a detailed understanding of basic concepts and definitions to enable them to read and understand finance related documents and their implications in day-to-day workings. Outline materials: (self explanatory:flyer) Module – 1 Basic concepts in financial management Importance and applicability of finance knowledge in day-to-day working and long-term planning Introduction to financial statements Key issues in Accounting & Finance Module – 2 Understanding Financial Statements – Balance Sheet and Income Statement Step-by-step understanding of financial statements Preparation of Income statement (Profit & Loss Account) and Balance sheet Reading and analyzing financial statements Module – 3 Importance of cash flows statement – Heart of any business Basic concepts and preparation of cash flow statement Difference between Accounting profit and Cash profit Relationship between Profit & Loss Account and Balance Sheet Cash flow from Operations Case Discussion Module – 4 Ratio Analysis, Interpretation, and Du-Pont Analysis Importance and application of ratios for different industries Profitability ratios Debt Equity ratios, Turnover ratios, Shareholders’ ratios Liquidity ratios Analysis of company performance from the perspective of both Shareholders as well as Debt holders Financial and operating leverage, assessment of risk and profitability based on ratio analysis Module – 5 Marginal Costing Principles Calculation of Break-even point and its usage in different decision making aspects – setting sales targets, product costing, sales price determination, marketing decisions, credit sales, discounts, etc Understanding Fixed and Variable Costs and their implications for business Calculation of PV ratio and Contribution margin Calculation of break-even and cash break-even for projects Module – 6 Project Finance and Capital Budgeting Project evaluation from the financial perspective with examples Understanding the time value of money Capital budgeting techniques Payback and Discounted Payback NPV IRR and Modified IRR Profitability Index Preparing Financial projections for Project Evaluation & Sensitivity Analysis Case discussion on Project appraisal Module – 7 Working Capital Management Understanding of Cash cycle and calculation of item-wise Working Capital requirements Working capital financing Module – 8 Step-by-step guide for understanding Annual Reports of company
hub 0811891352 Salam HR HOUSE INDONESIA OD Consulting & Business Improvement Business Advisor A HR Services Company Head Hunter SP TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com hashtag#hrhouseindonesia
2024 TPM QUALITY MAINTENANCE HINHITSU HOZEN TRAINING & WORKSHOP, PEMELIHARAAN KUALITAS MESIN TPM
Acara Publik 3 hari tanggal 5 – 7 Februari 2024 Hotel Fave Jakarta
Pilar Pemeliharaan Kualitas Mesin adalah pilar TPM “lanjutan/advanced” dan bertujuan untuk memastikan kondisi tanpa cacat. Juga dikenal sebagai Hinshitsu Hozen dalam bahasa Jepang, hal ini dilakukan dengan memahami dan mengendalikan interaksi proses antara 4M – tenaga kerja, material, mesin, dan metode yang dapat menyebabkan terjadinya cacat. Kuncinya adalah mencegah terjadinya cacat dari awal produksi, daripada menyaringnya melalui sistem inspeksi setelah produk tersebut diproduksi. Mengontrol kualitas melalui penyebabnya adalah inti dari Pemeliharaan Kualitas.
Sasaran Belajar: 1. Memahami konsep utama, prinsip dan filosofi Pemeliharaan Kualitas 2. Memperoleh pengetahuan tentang kondisi 4M dan prasyarat untuk mendorong Pemeliharaan Kualitas 3. Dapat menggunakan proses 8 langkah Pilar Pemeliharaan Kualitas serta alat dan teknik analisis utama 4. Dapat menggunakan team pillar route seperti: 4.1 Defect Reduction Route 4.2. Material Balance Route 4.3. Claim Management Route
Outline 1. Key Concepts & Philosophy of Quality MaintenanceThe Times Demand Quality Traditional Inspection is a Poor Substitute for Quality Sporadic Defects& Chronic Defects Steps of Countermeasures to Eliminate Defects Why Chronic Defects Persists Guarantee for 100% Good Parts and the 4Ms Quality Maintenance is One of the Pillars of TPM What is Quality Maintenance? Definition of Quality Maintenance Differences Between Conventional Quality Approach & Quality Maintenance Quality Maintenance – Target Basic Principles of Quality Maintenance Basic Philosophy of Quality Maintenance The Basic Approach to Quality Maintenance Prerequisites for Promoting Quality Maintenance Poor Maintenance Practices & Operating Conditions Create Forced Deterioration Quality Maintenance and the Other TPM Pillars
2. 4M Conditions – The Determinants of Quality What are the 4Ms? 4M Conditions – The Determinants of Quality 4M Conditions to be Satisfied
3. The 8 Steps of Quality Maintenance The 8 Steps of Quality Maintenance Step 1: Verify the Existing Situation Step 2: Investigate the Processes where Defects Occur Step 3: Identify & Analyze 4M Conditions Step 4: Plan Action to Correct Deficiencies Step 5: Establish Conditions that Allow Good Products to be Achieved Step 6: Eliminate Flaws in 4M Conditions and Finalize Step 7: Consolidate Checking Methods Step 8: Determine Standard Values for Checks & Revise Standards
HR HOUSE INDONESIA OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR A HR SERVICES COMPANY HEAD HUNTER SP TPM CONSULTING – TPM MANAGER QUALITY MAINTENANCE PILLAR ASESOR KOMPETENSI BNSP – RI www.hrhouseindone
Training CRM Customer Relationship Management 30 – 31 Januari 2024 Hotel Fave Jakarta.
CRM atau Customer Relationship Management merupakan sebuah pendekatan mengelola interaksi perusahaan dengan pelanggan saat ini dan masa depan. Ini sering melibatkan menggunakan teknologi untuk mengatur, mengotomosasi,, sinkronisasi penjuaan, pemasaran dan layanan pelanggan. Pelanggan adalah aset perusahaan yang sangat berharga hingga perlu dipelihara dan dikembangkan melalui Customer Relationship Management.
Melalui CRM Customer Relationship Management diharapkan perusahaan dapat lebih memenuhi kebutuhan, keinginan dan ekspektasi pelanggan sehingga terwujud pelanggan yang puas dan loyal yang memberikan keuntungan bagi perusahaan.
Pelatihan ini memberikan pemahaman mengenai konsep dan teknik-teknik dalam mengimplementasikan Customer Relationship Management.
Outline: 1. Implement Customer Service Standard 2. Implementing Systems 3. Deliver a service to customer 4. Address customer needs 5. Developing Communication Versatility 6 Creating a Stakeholder Alliance Agreement 7 Delivering Exceptional Customer Service 8 Deepening Relationship with your customer 9. Studi Kasus dan Diskusi
Investasi Rp 6.000.000 H 0811891352
HR HOUSE INDONESIA OD Consulting & Business Improvement Business Advisor A HR Services Company Head Hunter SP TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI Asesor Kompetensi BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com hashtag#hrhouseindonesia SIN 27122023
CONFIRM RUNNING BNSP CERTIFICATION CERTIFIED HEAD OF HUMAN CAPITAL (CHHC) BNSP RI HR HOUSE INDONESIA 15 – 17 JANUARI 𝟐𝟎𝟐4 HOTEL FAVE JAKARTA 𝐏𝐄𝐋𝐀𝐓𝐈𝐇𝐀𝐍 KEPALA BAGIAN SUMBER DAYA MANUSIA 𝐒𝐄𝐑𝐓𝐈𝐅𝐈𝐊𝐀𝐒𝐈 𝐁𝐍𝐒𝐏
Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Bidang MSDM Certified Head of Human Capital – CHHC Offline Class Training & BNSP Certification
HR HOUSE INDONESIA sebagai lembaga diklat profesi dan Tempat Uji Kompetensi/Sertifikasi bidang MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) membimbing profesional hingga meraih sertifikasi profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Skema Certified Head of Human Capital BNSP ini sejalan dengan Keputusan Menaker No. 115 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Wajib Sertifikasi Kompetensi Kerja bagi Tenaga Kerja Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia
Pelatihan akan diawali dengan pengantar program yang menjelaskan program pelatihan secara keseluruhan dan gambaran singkat mengenai proses asesmen yang akan dihadapi peserta. Pokok bahasan dalam pelatihan ini ada 10 kompetensi, dan pelatihan ditutup dengan persiapan portofolio dimana instruktur akan membantu peserta untuk menyiapkan atau mereview beberapa portofolio yang sudah ataupun belum dimiliki peserta untuk disubmit dalam kegiatan asesmen.
The Training Materials Certified Head of Human Capital BNSP 1. Sistem Sertifikasi Bidang MSDM 2. Menyusun Uraian jabatan 3. Menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) MSDM 4. Mengelola Proses Perumusan Indikator Kinerja Individu 5. Menyusun Kebutuhan Pembelajaran dan Pengembangan 6. Melakukan Proses Rekrutmen 7. Menyusun Sistem Remunerasi 8. Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran dan Pengembangan 9. Membuat Kesepakatan Kerja 10.Menangani Keluhan Pekerja 11.Melakukan Proses Pelaksanaan Tindakan Disiplin 12.Pre-Asesmen dan Asesmen BNSP
Bukti Kompetensi Asesi (Portofolio): Minimal lulusan D3 Ekonomi/Teknik Industri/Manajemen Administrasi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 3 tahun/S1 dengan Jurusan Psikologi, Ekonomi, Teknik Industri, Administrasi Perkantoran, atau S1 semua bidang tetapi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 1 tahun) yang dibuktikan dengan foto copy ijazah terakhir Foto 3X4 berwarna 4 lembar Copy KTP CV terbaru Sertifikat/Surat Keterangan bekerja/mengikuti pelatihan-pelatihan yang relevan dengan bidang manajemen SDM Bukti-bukti portofolio kerja yang relevan dengan skema kompetensi
Investment CHHC KEPALA BAGIAN SUMBER DAYA MANUSIA BNSP RI Rp 8.000.000 sudah termasuk biaya uji kompetensi BNSP
Projek Setahun Pendampingan Konsultatif TPM , 12 Langkah dalam Program Pengembangan dan Implementasi TPM Total Produktif Maintenance – HR HOUSE INDONESIA(with TIME TABLE PREPARATION,TCO,KICK OFF, IMPLEMENTATION, SYSTEM AUDIT TPM PILLAR & TPM TEAM, STABILIZATION,PEOPLE DEVELOPMENT)
Total Productive Maintenance, tampaknya merupakan konsep yang cukup luas dan kompleks ketika baru diperkenalkan ke dalam suatu organisasi. Sebuah organisasi yang mungkin tidak memiliki cukup paparan terhadap subjek ini pasti akan menghadapi banyak kesulitan untuk memahami, menyerap dan menginternalisasikan konsep TPM dan mempraktikkannya secara rutin. Awalnya TPM, sebagai sebuah konsep, hanya berpusat pada area produksi dan pemeliharaan. Sekitar tahun 1983, 12 langkah program implementasi TPM pertama kali diperkenalkan dalam empat tahap.
Empat tahap awal adalah: 1. Tahap Pendahuluan – Tahap Persiapan 2. Tahap Kick-off TPM 3. Tahap Implementasi atau Eksekusi 4. Tahap Pendirian TPM Program implementasi TPM
12 Langkah disusun dalam 4 Tahapan berikut. Detil tahapan, langkah-langkah dan pokok-pokok pelaksanaannya disajikan di bawah ini. Dengan mengacu pada langkah-langkah di bawah ini, garis waktu implementasi TPM yang lengkap dapat dirancang atau ketika menyiapkan garis waktu yang lengkap dari tahap pengenalan hingga pendirian, rencana pengelolaan tahap di bawah ini dapat dijadikan acuan. Tahap 1 – Pendahuluan – Tahap Persiapan : Tahap pengenalan terdiri dari 5 Langkah. Dari perspektif garis waktu, tahap ini memerlukan jangka waktu enam hingga delapan bulan. Ini melibatkan lima langkah berikut:
Langkah 1 : Deklarasi resolusi “implementasi TPM” dalam organisasi oleh manajemen puncak : Langkah 2 : Pendidikan dan kampanye TPM Langkah 3 : Pembentukan organisasi TPM Langkah 4 : Penetapan kebijakan, prinsip dan target TPM Langkah 5 : Perumusan Rencana Induk Program Implementasi TPM
Tahap 2 – Tahap Kick-off TPM Tahap ini mencakup langkah keenam yaitu Kick-off TPM Langkah 6 : Peluncuran program penerapan TPM
Tahap 3 – Tahap Eksekusi Langkah 7: Pembentukan sistem untuk memaksimalkan efisiensi produksi : • Langkah ini bertujuan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas produksi tertinggi dengan menggunakan empat pilar TPM, yaitu Kobetsu-Kaizen (KK), Jishu-Hozen (JH), Kaikaku-Hozen (KH), Pendidikan dan pelatihan (E&T)
Langkah 8 : Pembentukan manajemen peralatan awal – manajemen pengembangan Langkah 9 : Pembentukan sistem Hinshitsu-Hozen (Pemeliharaan Mutu) Langkah 10 : Office TPM untuk administrasi dan dukungan Langkah 11 : Penetapan Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan
Tahap 4 – Tahap Pendirian TPM Langkah 12 : Menyelesaikan implementasi TPM dan perbaikan penargetan
12 langkah ini sangat penting untuk dikelola secara efektif dan 100% keterlibatan karyawan dipastikan oleh tim manajemen organisasi selama implementasi Total program WA : 0811891352 HR HOUSE INDONESIA TPM CONSULTING & MANAGER OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT Asesor Kompetensi BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com
HR TRAINING COMPREHENSIVE COMPENSATION AND BENEFIT – REMUNERATION HOTEL FAVE JAKARTA 15 – 16 JAN 2024
Prinsip penggajian yang dirasa adil, serta konsisten dalam pelaksanaannya harus ada ukuran dan metode yang mampu menggambarkan penetapan besaran gaji (upah) karyawannya. Struktur penggajian sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tingkat jabatan ( manajerial, non manajerial ), kompetensi, kinerja yang dihasilkan serta regulasi harus diikuti di samping kemampuan perusahaan untuk melaksanakannya. Perlu adanya kebijakan dan struktur yang mampu menampung faktor-faktor yang mempengaruhi tersebut diatas. Agar penggajian cukup menarik minat calon karyawan dan mampu mempertahankan prestasi karyawan, selain memperhatikan regulasi yang berlaku serta kemampuan perusahaan, perlu juga memperhatikan kinerja, kompetensi, pengalaman, posisi yang dijabat oleh karyawan yang bersangkutan, yaitu Pay for Person, Pay for Position, dan Pay for Performance. Bagi mereka yang mengelola bidang Sumber Daya Manusia mutlak diperlukan landasan pemahaman dan sistematika proses penyusunan penggajian serta bagaimana pula cara membenahi struktur / susunan penggajian yang masih dirasakan tidak memenuhi prinsip-prinsip penggajian (pengupahan) yang adil, melindungi sumber daya perusahaan, akuntabel dll. Pelatihan Comprehensive Compensation & Benefit bertujuan agar Kita memahami bagaimana sistematika serta langkah-langkah menuju ke penyusunan penggajian, bagaimana menganalisis dan evaluasi jabatan, mengenai job grading sebagai piranti dalam penyusunan struktur penggajian, bagaimana pentingnya menentukan titik tengah, dan hal – hal terkait Kompensasi lainnya
OutlineTraining : 1. Kerangka Kerja Pengelolaan SDM berbasis Kompetensi : Manajemen SDM harus berdasar kompetensi yang dibutuhkan organisasi, sehingga dapat berperan sebagai partner strategis bagi manajemen bisnis untuk menjamin perkembangan dan keberlangsungan bisnis secara jangka panjang. 2. Compensation Benefit sebagai bagian dari Sistem SDM berbasis kompetensi a. Tujuan pemberian Compensation Benefit b. Azas dan filosofi Compensation Benefit 3. Struktur Compensation Benefit : a. Cascading Business Strategy to HR Management Strategy. b. Compensation & Benefit System sebagai bagian integral dalam HR Management Strategy. c. Desain Organisasi d. Mendesain Com-Ben System e. Melaksanakan Job Grading/Evaluation f. Survei Penggajian g. Menetapkan Com-Ben Structure & Scale h. Merumuskan Com-Ben Policy i. Merancang insentif, bonus dan tunjangan lainnya skema 4. Penentuan Gaji berdasar Job Value 5. Tunjangan-tunjangan berdasar Undang-undang 6/2023 & pp 51/2023 6. Implementasi Natura /Kenikmatan PMK 66/2023 7. Mampu memberikan usulan THP baru & kenaikan upah SSU baru 2024, akibat kenaikan UMP UMK & meritokrasi
Rp 6.000.000 0811891352
HR HOUSE INDONESIA OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT & BUSINESS ADVISOR A HR SERVICES COMPANY HEAD HUNTER SP TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com hashtag#hrhouseindonesia
Ir. Haris H. Sidauruk, MBA, GPHR
Saat ini beliau menjabat sebagai founder HR HOUSE INDONESIA CONSULTING, VP & Senior Consultant SDM & Manufacturing improvement pada salah satu perusahaan di Indonesia. Asesor Kompetensi BNSP – RI. Pengalaman sebagai konsultan, dan instruktur di antaranya di PT. TELKOM INDONESIA , Pertamina, Genting Oil Kasuri, dll dalam menyiapkan Tim HR nya untuk meraih sertifikasi internasional, memberikan pembekalan dan Sertifikasi HR bagi Tim HR di Indofood, Pertamina, Pinago Utama, Dunia Teknik, Departemen Industri RI, PT Kansai, Allianz Group, RS Premier Ramsay group, Lotte Mart Indonesia, PT Riung Mitra Lestari dll .
Memberikan konsultansi dan melakukan beberapa projek HR dan OD Organizational Development seperti WLA, Pengembangan organisasi, Total Rewards (JA JD JE JG memperbaiki sistem pengupahan berbasis kinerja dengan HAY system, MERCER, Tower Watson) pada beberapa perusahaan seperti Akira Data, Rumah Sakit Premier Ramsay Group (Bintaro, Jatinegara dan Surabaya), PT KINO GROUP, PT Haltek, Mulia Group, PT Royal Doulton Indonesia, PT Fajar Mas Murni, PT Waruna Shipyard and Shipping, PT Putra Bukit Barisan, PT Internasional Prima Coal, PT Siloam International Hospitals,Tbk. Pusat Penelitian Kelapa Sawit Indonesia , PLN (Persero), Rekind Group, Pupuk Indonesia Group, MNC Millenium Pharmacon International Tbk dll .
Membuat dan mengembangkan Talent Management Suites dengan matriks HAV, RTC, ICP Individual Career Plan, Performance & IDP Individual Development Program Cycle Plan, Leader development Execution.
Serta memberikan workshop publik dan sertifikasi bagi profesional SDM di Indonesia yang diikuti juga praktisi dari Australia dan Philipina. Juga aktif dalam kepengurusan ISHRM The Indonesia Society of Human Resource Management (PMSM Indonesia) dalam bidang pengembangan dan pelatihan dan Kajian.
Beliau juga mengajar di beberapa tempat group HRD Forum, HRM Club, Seminar-seminarku, Info seminar, Episentrum, Indo HR, PT Jhonson Indonesia, PMSM Indonesia, PT Intracopenta, SamChads, UMY Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dll.
Serta memberikan pelatihan sertifikasi BNSP MSDM Manajemen Sumber Daya Manusia untuk skema Direktur SDM, General Manager SDM, Manager SDM, Manager OD, Manager Talenta, Manager Remunerasi, Manager Industrial Relation, Manager Training & Development, Skema Kepala Bagian, skema Supervisor dan skema staff SDM.
Peserta wajib membawa laptop pribadi windows 32 bit untuk transfer materi, latihan dan praktek aplikasi pendukung
Form Pendaftaran Topik program: Sertifikasi HR Nama : Perusahaan: Alamat: Telp/HP: Email: Tgl transfer: Alumni training: Harap dikirimkan ke: anovaluska@yahoo.com
My blog Talent Management Suites http://tulis4an-haris-sidauruk.blogspot.co.id/ ———————- REGISTRASI & INVESTASI ———————- Pendaftaran dan In-House Training : Mrs. Anova HR HOUSE INDONESIA HP: +62811891352 Email anovaluska@yahoo.com Investasi: Rp 6.000.000 / peserta —————————————————————————– Form Pendaftaran : Serifikasi Professional HR Tanggal : Nama : Perusahaan : No. Telp : No.HP : PIN BB : Email : Transfer tgl : —————————————————————————-
Projek Pendampingan Konsultatif TPM , 12 Langkah dalam Program Pengembangan dan Implementasi TPM Total Produktif Maintenance – HR HOUSE INDONESIA
Total Productive Maintenance (TPM), tampaknya merupakan konsep yang cukup luas dan kompleks ketika baru diperkenalkan ke dalam suatu organisasi. Sebuah organisasi yang mungkin tidak memiliki cukup paparan terhadap subjek ini pasti akan menghadapi banyak kesulitan untuk memahami, menyerap dan menginternalisasikan konsep TPM dan mempraktikkannya secara rutin. Awalnya TPM, sebagai sebuah konsep, hanya berpusat pada area produksi dan pemeliharaan. Sekitar tahun 1983, 12 langkah program implementasi TPM pertama kali diperkenalkan dalam empat tahap.
Empat tahap awal adalah: 1. Tahap Pendahuluan – Tahap Persiapan 2. Tahap Kick-off TPM 3. Tahap Implementasi atau Eksekusi 4. Tahap Pendirian TPM Program implementasi TPM
12 Langkah disusun dalam 4 Tahapan berikut. Detil tahapan, langkah-langkah dan pokok-pokok pelaksanaannya disajikan di bawah ini. Dengan mengacu pada langkah-langkah di bawah ini, garis waktu implementasi TPM yang lengkap dapat dirancang atau ketika menyiapkan garis waktu yang lengkap dari tahap pengenalan hingga pendirian, rencana pengelolaan tahap di bawah ini dapat dijadikan acuan. Tahap 1 – Pendahuluan – Tahap Persiapan : Tahap pengenalan terdiri dari 5 Langkah. Dari perspektif garis waktu, tahap ini memerlukan jangka waktu enam hingga delapan bulan. Ini melibatkan lima langkah berikut:
Langkah 1 : Deklarasi resolusi “implementasi TPM” dalam organisasi oleh manajemen puncak : Langkah 2 : Pendidikan dan kampanye TPM Langkah 3 : Pembentukan organisasi TPM Langkah 4 : Penetapan kebijakan, prinsip dan target TPM Langkah 5 : Perumusan Rencana Induk Program Implementasi TPM :
Tahap 2 – Tahap Kick-off TPM : Tahap ini mencakup langkah keenam yaitu Kick-off TPM. Langkah 6 : Peluncuran program penerapan TPM :
Tahap 3 – Tahap Eksekusi : Langkah 7: Pembentukan sistem untuk memaksimalkan efisiensi produksi : • Langkah ini bertujuan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas produksi tertinggi dengan menggunakan empat pilar TPM, yaitu Kobetsu Kaizen (KK), Jishu Hozen (JH), Kaikaku Hozen (KH), Pendidikan dan pelatihan (E&T).
Langkah 8 : Pembentukan manajemen peralatan awal – manajemen pengembangan Langkah 9 : Pembentukan sistem Hinshitsu-Hozen (Pemeliharaan Mutu) Langkah 10 : Office TPM untuk administrasi dan dukungan : Langkah 11 : Penetapan Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan :
Tahap 4 – Tahap Pendirian TPM Langkah 12 : Menyelesaikan implementasi TPM dan perbaikan penargetan
12 langkah ini sangat penting untuk dikelola secara efektif dan 100% keterlibatan karyawan perlu dipastikan oleh tim manajemen organisasi selama implementasi total program. WA : 0811891352 HR HOUSE INDONESIA TPM CONSULTING OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI Asesor Kompetensi BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com hashtag#hrhouseindonesia SG3012202
OD THEMATICS 2024 : 𝐁𝐍𝐒𝐏 𝐂𝐄𝐑𝐓𝐈𝐅𝐈𝐂𝐀𝐓𝐈𝐎𝐍 𝐂𝐄𝐑𝐓𝐈𝐅𝐈𝐄𝐃 𝐎𝐑𝐆𝐀𝐍𝐈𝐙𝐀𝐓𝐈𝐎𝐍 𝐃𝐄𝐕𝐄𝐋𝐎𝐏𝐌𝐄𝐍𝐓 𝐌𝐀𝐍𝐀𝐆𝐄𝐑 (𝐂𝐎𝐃𝐌) 𝐁𝐍𝐒𝐏 𝐑𝐈 𝐇𝐑 𝐇𝐎𝐔𝐒𝐄 𝐈𝐍𝐃𝐎𝐍𝐄𝐒𝐈𝐀 17 – 20 JANUARI 𝟐𝟎𝟐4. PELATIHAN MANAGER PENGEMBANGAN ORGANISASI SERTIFIKASI BNSP
Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Bidang MSDM Certified Organization Development Manager – CODM Offline Class Training & BNSP Certification
HR HOUSE INDONESIA sebagai lembaga diklat profesi dan Tempat Uji Kompetensi/Sertifikasi bidang MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) membimbing profesional hingga meraih sertifikasi profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Skema Certified Organization Development Manager BNSP ini sejalan dengan Keputusan Menaker No. 115 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Wajib Sertifikasi Kompetensi Kerja bagi Tenaga Kerja Bidang MSDM
Pelatihan akan diawali dengan pengantar program yang menjelaskan program pelatihan secara keseluruhan dan gambaran singkat mengenai proses asesmen yang akan dihadapi peserta. Pokok bahasan dalam pelatihan ini ada 15 kompetensi, dan pelatihan ditutup dengan persiapan portofolio dimana instruktur akan membantu peserta untuk menyiapkan atau mereview beberapa portofolio yang sudah ataupun belum dimiliki peserta untuk disubmit dalam kegiatan asesmen
The Training Materials 1. Sistem Sertifikasi Bidang MSDM 2. Menyusun Uraian jabatan 3. Melaksanakan Analisis Beban Kerja 4. Menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) MSDM 5. Menyusun Grading Jabatan 6. Mengelola Proses Perumusan Indikator Kinerja Individu 7. Menyusun Kebutuhan Pembelajaran dan Pengembangan 8. Merumuskan Strategi dan Kebijakan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) 9. Merumuskan Proses Bisnis serta Tugas dan Fungsi dalam Organisasi 10. Merumuskan Perubahan Strategis Organisasi 11. Merumuskan Budaya Organisasi 12. Mengelola Proses Perubahan (Change Management) 13. Mengelola Proses Pemberian Umpan Balik Kinerja Individu 14, Merancang Model dan Kamus Kompetensi 15. Membangun Komunikasi Organisasi yang Efektif 16. Memfasilitasi Pengelolaan Kepuasan dan Keterlekatan Pekerja 17. Pre – Asesmen dan Asesmen BNSP
Bukti Kompetensi Asesi (Portofolio): Minimal lulusan D3 Ekonomi/Teknik Industri/Manajemen Administrasi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 3 tahun/S1 dengan Jurusan Psikologi, Ekonomi, Teknik Industri, Administrasi Perkantoran, atau S1 semua bidang tetapi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 1 tahun) yang dibuktikan dengan foto copy ijazah terakhir Foto 3X4 berwarna 4 lembar Copy KTP CV terbaru Sertifikat/Surat Keterangan bekerja/mengikuti pelatihan-pelatihan yang relevan dengan bidang manajemen SDM Bukti-bukti portofolio kerja yang relevan dengan skema kompetensi Jessica Christel Muljadi, Irwan Irwansyah Eka Larasati Widodo Alyusro Sudah termasuk biaya uji kompetensi BNSP 0811891352 Salam HR HOUSE INDONESIA TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com hashtag#hrhouseindonesia HK2345678910
2024 FOCUSED IMPROVEMENT TRAINING & WORKSHOP PERBAIKAN TERFOKUS, INHOUSE TRAINING FEBRUARI 2024
Acara Publik 3 hari tanggal 5 – 7 Februari 2024 Hotel Fave Jakarta
Kegiatan Focused Improvement – Kobetsu Kaizen – Peningkatan Terfokus adalah kegiatan yang dikembangkan oleh tim antar fungsi atau secara individu dengan tujuan memaksimalkan efektivitas peralatan dan meminimalkan kerugian dan pemborosan organisasi. Ini adalah salah satu pilar penting dari Total Productive Maintenance (TPM) yang membantu mengurangi kerugian akibat kegagalan peralatan secara signifikan dan menjamin fungsi optimalnya. Pilar TPM ini lebih fokus pada peningkatan pemeliharaan, baik mengenai cara melakukannya maupun cara meningkatkan kinerjanya. TPM bertujuan untuk menghilangkan kerugian kinerja mesin. Sama seperti lean, TPM mengelompokkan kerugian berdasarkan ketersediaan, kecepatan, dan kualitas dengan angka akhir yang sama.
Focused Improvement adalah teknik yang menggabungkan data dan pengukuran ditambah dengan pemikiran logis dan metode pemecahan masalah untuk mengidentifikasi akar penyebab variasi proses dan memfokuskan sumber daya untuk menghilangkannya
Materi training yang akan di bahas topik Focused Improvement adalah : 1. Konsep Dasar Total Productive Maintenance (TPM) 2. Focused Improvement Overview 3. Filososi & Tujuan Focused Improvement (FI) 4. Sasaran Focused Improvement (FI) 5. Kunci Keberhasilan Focused Improvement – Business Process 6. Enam (6) langkah penerapan Focused Improvement (FI) # Menetapkan target dan visi perusahaan operasional excellence # Mendeploy dan menghilangkan kerugian produktivitas mesin # Mendeploy dan menghilangkan kerugian pekerja organisasi (overmanning) # Meningkatkan saturasi efektivitas sumber daya # Mendeploy dan menghilangkan kerugian energi # Mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Kontrol Harian dalam meningkatkan produktivitas 7. FI Team Methodology : Set up Time Reduction 8. Evaluasi pelaksanaan Focused Improvement dengan Sistem Audit : Pillar FI dan Team FI audit 8. Peran management dalam penerapan Focused Improvement, Driving System, & Organization Change & Management
Hub 0811891352 Investasi Rp 7.500.000 PUBLIC 3 hari Untuk Inhouse training bagi team operator Focused Iprovement, Autonomous Maintenance, Planned Maintenance, Kepala Departemen Engineering, Produksi dan Quality Departemen
HR HOUSE INDONESIA OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR A HR SERVICES COMPANY HEAD HUNTER SP TOTAL PRODUCTIVE FOCUSED IMPROVEMENT PILLAR FOCUSED IPROVEMENT PILLAR TPM PKE FI PILLAR TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI ASESOR KOMPETENSI BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com
BNSP CERTIFICATION CERTIFIED HUMAN CAPITAL DIRECTOR – BNSP RI HR HOUSE INDONESIA 17 – 20 JANUARI 2024 HOTEL FAVE JAKARTA (FULL OFF LINE CLASS) PELATIHAN DIREKTUR SDM SERTIFIKASI BNSP (Gambar dengan Direktur SDM & Teknologi Informatika BUMN)
Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Bidang MSDM Certified Human Capital Director – CHCD Offline Class Training & BNSP Certification
HR HOUSE INDONESIA sebagai lembaga diklat profesi dan Tempat Uji Kompetensi/Sertifikasi bidang MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) membimbing profesional hingga meraih sertifikasi profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Skema Certified Human Capital Director (CHCD) BNSP ini sejalan dengan Keputusan Menaker No. 115 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Wajib Sertifikasi Kompetensi Kerja bagi Tenaga Kerja Bidang MSDM Manajemen Sumber Daya Manusia.
Pokok bahasan dalam pelatihan ini ada 22 kompetensi, dan pelatihan ditutup dengan persiapan portofolio dimana instruktur akan membantu peserta untuk menyiapkan atau mereview beberapa portofolio yang sudah ataupun belum dimiliki peserta untuk disubmit dalam kegiatan asesmen.
The Training Materials Certified Human Capital Direktur/ (CHCD) BNSP: 1. Sistem Sertifikasi Bidang MSDM 2. Merumuskan Strategi dan Kebijakan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) 3. Merumuskan Proses Bisnis serta Tugas dan Fungsi dalam Organisasi 4. Merumuskan Perubahan Strategis Organisasi 5. Merumuskan Budaya Organisasi 6. Mengevaluasi Efektivitas Struktur Organisasi 7. Membangun Komunikasi Organisasi yang Efektif 8. Mengevaluasi Efektivitas Strategi dan Kebijakan MSDM 9. Menetapkan Rencana Kegiatan dan Anggaran MSDM 10.Merancang Desain Organisasi 11.Mengelola Proses Perubahan (Change Management) 12.Mengelola Proses Pengembangan Budaya Organisasi 13.Melakukan Penawaran Kerja kepada Calon Pekerja 14.Menyusun Grading Jabatan 15.Menyusun Sistem Remunerasi 16.Menentukan Upah Pekerja 17.Merumuskan Program Insentif dan/atau Bonus 18.Menindaklanjuti Hasil Penilaian Kinerja Individu 19.Megelola Program Suksesi 20.Menjalin Kerjasam Tri Partit 21.Melaksanakan Proses Pemutusan Hubungan Kerja 22.Mengelola Pelaksanaan Alih Daya atau Outsourcing 23.Menyelesaikan Mogok Kerja dan/atau Lock Out 24.Pre-Asesmen & Asesmen BNSP
Bukti Kompetensi Asesi (Portofolio): Foto 3X4 berwarna 4 lembar Copy KTP CV terbaru Sertifikat/Surat Keterangan bekerja/mengikuti pelatihan-pelatihan yang relevan dengan bidang manajemen SDM Bukti-bukti portofolio kerja yang relevan dengan skema kompetensi
Investment CHCD BNSP RI Rp 11.000.000 sudah termasuk biaya uji kompetensi BNSP H 0811891352 Kami suport inhouse anda!
Salam HR HOUSE INDONESIA OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR A HR SERVICES COMPANY HEAD HUNTER SP TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI Asesor Kompetensi BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com hashtag#hrhouseindonesia SG29122023 Activate to view larger image,
2024 AUTONOMOUS MAINTENANCE TRAINING & WORKSHOP PERAWATAN MESIN-MESIN OPERATOR, INHOUSE TRAINING JANUARI 2024
Acara Publik 3 hari tanggal 23 – 24 & 26 Januari 2024 Hotel Fave Jakarta
Autonomous Maintenance AM merupakan salah satu pilar dari 8 pilar yang terdapat pada Total Productive Maintenance (TPM). Tujuan AM adalah melakukan deteksi dini akan ketidaknormalan jalannya sebuah mesin untuk mencegah terjadinya unplanned down time. Mengapa demikian, karena kerusakan mesin bukan terjadi secara tiba-tiba tetapi terjadi secara graduation atau bertahap dari kerusakan kecil-kecil yang bersinergi membentuk kerusakan yang besar, sampai akhirnya membuat break down mesin. Autonomous Maitenance atau disebut dengan Perawatan Mandiri dirancang untuk melibatkan operator mesin tidak hanya bekerja sebagai operator mesin saja tetapi juga melakukan aktivitas perawatan mesin secara sederhana (cleaning, lubrication, checking, dll). Dengan diterapkannya Autonomous Maintenance maka departemen maintenance dapat lebih fokus, berkonsentrasi pada masalah preventive maintenance serta peningkatan productivitas mesin, pengontrolan biaya maintenance. Setelah mengikuti training ini diharapkan operator mesin mempunyai paradigma bahwa kinerja mesin tidak hanya ditentukan oleh departemen maintenance saja tetapi juga ditentukan oleh operator mesin itu sendiri.
Materi training yang akan di bahas topik Autonomous Maintenance adalah : 1. Konsep Dasar Total Productive Maintenance (TPM) 2. Filososi & Tujuan Autonomous Maitenance 3. Sasaran Autonomous Maintenance 4. Kunci Keberhasilan Autonomous Maintenance 5. Aktifitas 5S sebagai dasar penerapan Autonomous Maintenance 6. 7 langkah penerapan Autonomous Maintenance # Pembersihan awal # Pencegahan sumber kontaminasi # Standar pembersihan, lubrikasi # Inspeksi menyeluruh # Standar Perawatan Mandiri # Process Quality Assurance # Supervisi Mandiri 7. Evaluasi pelaksanaan Autonomous Maintenance dengan Sistem Audit : Pillar AM dan Team AM audit 8. Peran management dalam penerapan Autonomus Maintenance
Hub 0811891352 Investasi Rp 7.000.000 PUBLIC Untuk Inhouse training bagi team operator Autonomous Maintenance, Kepala Depatemen Produksi dan Quality Departemen
HR HOUSE INDONESIA OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR A HR SERVICES COMPANY HEAD HUNTER SP TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE PILLAR AUTONOMOUS MAINTENANCE PILLAR TPM PKE AUTONOMOUS PILLAR TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI ASESOR KOMPETENSI BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com
2024 PLANNED MAINTENANCE TRAINING & WORKSHOP PERAWATAN MESIN-MESIN SECARA SINERGIS, INHOUSE TRAINING FEBRUARI 2024
Acara Publik 3 hari tanggal 5 – 7 FeBruari 2024 Hotel Fave Jakarta
Planned Maintenance AM merupakan salah satu pilar dari 8 pilar yang terdapat pada Total Productive Maintenance (TPM). Banyak perusahaan sering menghadapi masalah berupa kerusakan tak terduga, biaya perbaikan yang tinggi, dan waktu henti yang lama pada mesin dan peralatan mereka. Masalah perawatan yang tidak direncanakan ini dapat menyebabkan kerugian finansial yang besar, mengganggu produktivitas, dan merusak reputasi perusahaan. Namun, dengan menerapkan strategi perawatan terencana yang efektif, masalah tersebut dapat diatasi. Dengan menjalankan rutinitas perawatan yang terjadwal, bisnis dapat mengidentifikasi masalah potensial sebelum menjadi lebih parah, secara proaktif mengganti bagian yang aus, dan mengoptimalkan kinerja aset mereka, sehingga memastikan operasi yang lancar, mengurangi waktu henti, dan pada akhirnya menghemat biaya dalam jangka panjang.
Penerapan Planned Maintenance yang benar, dapat menjadikan perusahaan mencapai atau paling sedikit mendekati Zero Breakdown dan disaat yang sama menekan Maintenance Cost secara signifikan. Pelatihan ini memperlengkapi para peserta dengan pemahaman konsep dasar sistem perawatan terpadu, peran Planned Maintenance dalam mencapai Zero Breakdown, serta langkah penerapan Planned Maintenance di organisasi masing-masing.
Materi training yang akan di bahas topik Planned Maintenance adalah : 1. Konsep Dasar Total Productive Maintenance (TPM) 2. Maintenance Area Overview 3. Filososi & Tujuan Planned Maitenance (PM) 4. Sasaran Planned Maintenance (PM) 5. Kunci Keberhasilan Planned Maintenance 6. Enam (6) langkah penerapan Planned Maintenance (PM) # Menilai & Mengevaluasi Peralatan Mesin pada kondisi saat ini # Restore Basic Condition & Memperbaiki Ketidaklayakan Peralatan Mesin # Analisa Sistematis Breakdown dan Minor Stop & Proses Peningkatan Maintenance # Review Sistem Maintenance secara Periodik # Prediktive Task dalam Sistem Planned Maintenance (PM) # Evaluasi Sistem Planned Maintenance (PM) 7. PM Team Methodology : Breakdown Reduction. 8. Evaluasi pelaksanaan Planned Maintenance dengan Sistem Audit : Pillar PM dan Team PM audit 8. Peran management dalam penerapan Planned Maintenance
Hub 0811891352 Investasi Rp 7.500.000 PUBLIC 3 hari Untuk Inhouse training bagi team operator Autonomous Maintenance, Planned Maintenance, Kepala Departemen Engineering, Produksi dan Quality Departemen
HR HOUSE INDONESIA OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR A HR SERVICES COMPANY HEAD HUNTER SP TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE PILLAR PLANNED MAINTENANCE PILLAR TPM PKE PM PILLAR TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI ASESOR KOMPETENSI BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com
CERTIFIED HUMAN CAPITAL MANAGER CHCM (non bnsp) 1 – 2 FEBRUARI 2024 HOTEL FAVE JAKARTA DILENGKAPI DENGAN BUKU KERJA DAN TOOL HC/OD + software
Peran manusia di organisasi semakin lama semakin memegang peran vital. Hal tersebut dapat dilihat dari diberikannya sebutan kepadanya, mulai dari buruh, pegawai/karyawan, personel, SDM (Sumber Daya Manusia), hingga HC (Human Capital). Istilah terkahir mengandung konsekuensi bahwa manusia di sebuah organisasi dipandang sebagai asset, sehingga mempunyai HAV (Human Asset Value), yang harus direncanakan, dikelola, dikembangkan, hingga akhirnya mampu mendongkrak sasaran-sasaran bisnis perusahaan.
Perusahaan yang sudah memutuskan untuk mengelola manusia di dalamnya sebagai Human Capital, mempunyai beberapa tahapan yang harus dilakukan, agar terjadi link antara peran HC dengan strategi bisnis. Dengan demikian, pemetaan HC di perusahaan harus dilakukan agar Departemen/Divisi yang mengelola HC mampu mengelola dan mengembangkannya melalui strategi-strategi yang tepat.
Dengan CHCM sertifikasi ini, peserta pelatihan diajak untuk mampu melakukan praktek semua pillar HC, hingga aplikasi HC dalam berbagai area manajemen dan pengembangan manusia di perusahaan.
Outline CHCM: 1.The Future of HR 2.Strategic Human Resource 3.Job Description 4.Competency 5.Recruitment & Selection + Test Penerimaan Karyawan 6.Learning & Development 7.Performance & PA 8.Organization Development 9.Career Management 10.Talent Management 11.Succession Plan 12.LDP 13.Total Reward 14.Job Evaluation + Point Factor 15.Salary Structure Design 16.Salary Survey 17.Employee Benefits 18.Industrial Relation,UU 6/2023 19.PP 34,Rev PP 35 & 36,37/tahun 2021 20.Payroll 21. General Affair 22.Int.People Analytics
Inv Rp 7.000.000
Kami juga menyediakan untuk CHCM pelatihan manager HC sertifikat BNSP biaya Rp 9.000.000 lihat link event berikut 6 – 9 September 2023: https://lnkd.in/g7vdeG5f
Salam HR HOUSE INDONESIA OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT & BUSINESS ADVISOR A HR SERVICES COMPANY HEAD HUNTER SP TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI ASESOR KOMPETENSI BNSP -RI www.hrhouseindonesia.com
HR TRAINING COMPREHENSIVE COMPENSATION AND BENEFIT – REMUNERATION HOTEL FAVE JAKARTA 15 – 16 JAN 2024
Prinsip penggajian yang dirasa adil, serta konsisten dalam pelaksanaannya harus ada ukuran dan metode yang mampu menggambarkan penetapan besaran gaji (upah) karyawannya. Struktur penggajian sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tingkat jabatan ( manajerial, non manajerial ), kompetensi, kinerja yang dihasilkan serta regulasi harus diikuti di samping kemampuan perusahaan untuk melaksanakannya. Perlu adanya kebijakan dan struktur yang mampu menampung faktor-faktor yang mempengaruhi tersebut diatas. Agar penggajian cukup menarik minat calon karyawan dan mampu mempertahankan prestasi karyawan, selain memperhatikan regulasi yang berlaku serta kemampuan perusahaan, perlu juga memperhatikan kinerja, kompetensi, pengalaman, posisi yang dijabat oleh karyawan yang bersangkutan, yaitu Pay for Person, Pay for Position, dan Pay for Performance. Bagi mereka yang mengelola bidang Sumber Daya Manusia mutlak diperlukan landasan pemahaman dan sistematika proses penyusunan penggajian serta bagaimana pula cara membenahi struktur / susunan penggajian yang masih dirasakan tidak memenuhi prinsip-prinsip penggajian (pengupahan) yang adil, melindungi sumber daya perusahaan, akuntabel dll. Pelatihan Comprehensive Compensation & Benefit bertujuan agar Kita memahami bagaimana sistematika serta langkah-langkah menuju ke penyusunan penggajian, bagaimana menganalisis dan evaluasi jabatan, mengenai job grading sebagai piranti dalam penyusunan struktur penggajian, bagaimana pentingnya menentukan titik tengah, dan hal – hal terkait Kompensasi lainnya
OutlineTraining : 1. Kerangka Kerja Pengelolaan SDM berbasis Kompetensi : Manajemen SDM harus berdasar kompetensi yang dibutuhkan organisasi, sehingga dapat berperan sebagai partner strategis bagi manajemen bisnis untuk menjamin perkembangan dan keberlangsungan bisnis secara jangka panjang. 2. Compensation Benefit sebagai bagian dari Sistem SDM berbasis kompetensi a. Tujuan pemberian Compensation Benefit b. Azas dan filosofi Compensation Benefit 3. Struktur Compensation Benefit : a. Cascading Business Strategy to HR Management Strategy. b. Compensation & Benefit System sebagai bagian integral dalam HR Management Strategy. c. Desain Organisasi d. Mendesain Com-Ben System e. Melaksanakan Job Grading/Evaluation f. Survei Penggajian g. Menetapkan Com-Ben Structure & Scale h. Merumuskan Com-Ben Policy i. Merancang insentif, bonus dan tunjangan lainnya skema 4. Penentuan Gaji berdasar Job Value 5. Tunjangan-tunjangan berdasar Undang-undang 6/2023 & pp 51/2023 6. Implementasi Natura /Kenikmatan PMK 66/2023 7. Mampu memberikan usulan THP baru & kenaikan upah SSU baru 2024, akibat kenaikan UMP UMK & meritokrasi
Recent Comments