Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Bidang MSDM Certified Recruitment & Selection Supervisor โ CRSS Offline Class Training & BNSP Certification
HR HOUSE INDONESIA sebagai lembaga diklat profesi dan Tempat Uji Kompetensi/Sertifikasi bidang MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) membimbing profesional hingga meraih sertifikasi profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Skema Certified Recruitment & Selection Supervisor (CRSS) BNSP ini sejalan dengan Keputusan Menaker No. 115 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Wajib Sertifikasi Kompetensi Kerja bagi Tenaga Kerja Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia
Pelatihan akan diawali dengan pengantar program yang menjelaskan program pelatihan secara keseluruhan dan gambaran singkat mengenai proses asesmen yang akan dihadapi peserta. Pokok bahasan dalam pelatihan ini ada 5 kompetensi, dan pelatihan ditutup dengan persiapan portofolio dimana instruktur akan membantu peserta untuk menyiapkan atau mereview beberapa portofolio yang sudah ataupun belum dimiliki peserta untuk disubmit dalam kegiatan asesmen.
The Training Materials Certified Recruitment & Selection Supervisor (CRSS) BNSP: 1. Sistem Sertifikasi BNSP dan SKKNI Bidang MSDM 2. Menyusun Uraian Jabatan 3. Menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) MSDM 4. Melakukn Proses Rekrutmen 5. Melakukan Proses Seleksi 6. Melakukan Penawaran Kerja Kepada Calon Pekerja 7. Pra Asesmen & Asesmen BNSP
Penyelia atau Supervisor SDM harus menjadi HR Business Partner. Para Supervisor perusahaan merupakan ujung tombak dalam fungsi kepemimpinan, karena berperan sebagai penggerak langsung karyawan operasional. Berbagai permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan program dan kegiatan akan selalu terkait dengan karyawan sebagai aset perusahaan.
Bukti Kompetensi Asesi (Portofolio): Minimal lulusan D3 Ekonomi/Teknik Industri/Manajemen Administrasi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 3 tahun/S1 dengan Jurusan Psikologi, Ekonomi, Teknik Industri, Administrasi Perkantoran, atau S1 semua bidang tetapi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 1 tahun) yang dibuktikan dengan foto copy ijazah terakhir Foto 3X4 berwarna 4 lembar Copy KTP CV terbaru Sertifikat/Surat Keterangan bekerja/mengikuti pelatihan-pelatihan yang relevan dengan bidang manajemen SDM Bukti-bukti portofolio kerja yang relevan dengan skema kompetensi
Investment CRRS BNSP RI Rp 6.500.000 sudah termasuk biaya uji kompetensi BNSP
CONGRATS! Asesi direkomendasikan “KOMPETEN” selamat buat peserta pelatihan sertifikasi manajer HC BNSP Bonus : belajar remunerasi internasional
Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Bidang MSDM Certified Human Capital Manager โ CHCM Offline Class Training & BNSP Certification
HR HOUSE INDONESIA sebagai lembaga diklat profesi dan Tempat Uji Kompetensi/Sertifikasi bidang MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) membimbing profesional hingga meraih sertifikasi profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Skema Certified Human Capital Manager (CHCM) BNSP ini sejalan dengan Keputusan Menaker No. 115 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Wajib Sertifikasi Kompetensi Kerja bagi Tenaga Kerja Bidang MSDM Manajemen Sumber Daya Manusia.
The Training Materials Certified Human Capital Manager (CHCM) BNSP: 1. Sistem Sertifikasi BNSP Bidang MSDM, 2. Menyusun Uraian Jabatan, 3. Melaksanakan Analisis Beban Kerja, 4. Menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) MSDM, 5. Menyusun Grading Jabatan, 6. Mengelola Proses Perumusan Indikator Kinerja Individu, 7. Menyusun Kebutuhan Pembelajaran dan Pengembangan, 8. Merumuskan Strategi dan Kebijakan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), 9. Merumuskan Proses Bisnis serta Tugas dan Fungsi dalam Organisasi, 10. Menyusun Kebutuhan SDM, 11. Menyusun Sistem Remunerasi, 12. Menentukan Upah Pekerja, 13. Merancang Program Pembelajaran dan Pengembangan, 14. Mengelola Program Suksesi, 15. Menyusun Peraturan Perusahaan dan/atau Perjanjian Kerja Bersama, 16. Membangun Komunikasi Organisasi yang Efektif, 17. Pra Asesmen & Asesmen BNSP
Bukti Kompetensi Asesi (Portofolio): Minimal lulusan D3 Ekonomi/Teknik Industri/Manajemen Administrasi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 3 tahun/S1 dengan Jurusan Psikologi, Ekonomi, Teknik Industri, Administrasi Perkantoran, atau S1 semua bidang tetapi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 1 tahun) yang dibuktikan dengan foto copy ijazah terakhir Foto 3X4 berwarna 4 lembar Copy KTP CV terbaru Sertifikat/Surat Keterangan bekerja/mengikuti pelatihan-pelatihan yang relevan dengan bidang manajemen SDM Bukti-bukti portofolio kerja yang relevan dengan skema kompetensi
Investment CHCM BNSP RI Rp 9.000.000 sudah termasuk biaya uji kompetensi BNSP Untuk inhouse training hub kami akan mendapatkan harga khusus. Semoga ilmunya bermanfaat dan bisa dipraktekkan dan cepat naik karir. Amien. Gustiani R Eka Larasati Annisa Desanti Pratiwi Nasution Contact Person 0811891352
Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Bidang MSDM Certified Human Capital Supervisor โ CHCS Offline Class Training & BNSP Certification
HR HOUSE INDONESIA sebagai lembaga diklat profesi dan Tempat Uji Kompetensi/Sertifikasi bidang MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) membimbing profesional hingga meraih sertifikasi profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Skema Certified Human Capital Supervisor (CHCS) BNSP ini sejalan dengan Keputusan Menaker No. 115 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Wajib Sertifikasi Kompetensi Kerja bagi Tenaga Kerja Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia
Pelatihan akan diawali dengan pengantar program yang menjelaskan program pelatihan secara keseluruhan dan gambaran singkat mengenai proses asesmen yang akan dihadapi peserta. Pokok bahasan dalam pelatihan ini ada 5 kompetensi, dan pelatihan ditutup dengan persiapan portofolio dimana instruktur akan membantu peserta untuk menyiapkan atau mereview beberapa portofolio yang sudah ataupun belum dimiliki peserta untuk disubmit dalam kegiatan asesmen.
The Training Materials Certified Human Capital Supervisor (CHCS) BNSP: 1. Sistem Sertifikasi BNSP dan SKKNI Bidang MSDM 2. Menyusun Uraian Jabatan 3. Menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) MSDM 4. Menyusun Sistem Remunerasi 5. Menyusun Kebutuhan Pembelajaran dan Pengembangan 6. Membuat Kesepakatan Kerja 7. Pra Asesmen & Asesmen BNSP
Penyelia atau Supervisor SDM harus menjadi HR Business Partner. Para Supervisor perusahaan merupakan ujung tombak dalam fungsi kepemimpinan, karena berperan sebagai penggerak langsung karyawan operasional. Berbagai permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan program dan kegiatan akan selalu terkait dengan karyawan sebagai aset perusahaan.
Bukti Kompetensi Asesi (Portofolio): Minimal lulusan D3 Ekonomi/Teknik Industri/Manajemen Administrasi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 3 tahun/S1 dengan Jurusan Psikologi, Ekonomi, Teknik Industri, Administrasi Perkantoran, atau S1 semua bidang tetapi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 1 tahun) yang dibuktikan dengan foto copy ijazah terakhir Foto 3X4 berwarna 4 lembar Copy KTP CV terbaru Sertifikat/Surat Keterangan bekerja/mengikuti pelatihan-pelatihan yang relevan dengan bidang manajemen SDM Bukti-bukti portofolio kerja yang relevan dengan skema kompetensi
Investment CHCS BNSP RI Rp 6.000.000 sudah termasuk biaya uji kompetensi BNSP Untuk inhouse training hub kami.. Semoga ilmunya bermanfaat dan bisa dipraktekkan dan cepat naik karir. Amien.
Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Bidang MSDM Certified Human Capital Staff โ CHCO Offline Class Training & BNSP Certification
HR HOUSE INDONESIA sebagai lembaga diklat profesi dan Tempat Uji Kompetensi/Sertifikasi bidang MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) membimbing profesional hingga meraih sertifikasi profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Skema Certified Human Capital Officer/Staff (CHCO) BNSP ini sejalan dengan Keputusan Menaker No. 115 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Wajib Sertifikasi Kompetensi Kerja bagi Tenaga Kerja Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia
Pelatihan akan diawali dengan pengantar program yang menjelaskan program pelatihan secara keseluruhan dan gambaran singkat mengenai proses asesmen yang akan dihadapi peserta. Pokok bahasan dalam pelatihan ini ada 4 kompetensi, dan pelatihan ditutup dengan persiapan portofolio dimana instruktur akan membantu peserta untuk menyiapkan atau mereview beberapa portofolio yang sudah ataupun belum dimiliki peserta untuk disubmit dalam kegiatan asesmen.
The Training Materials Certified Human Capital Staff (CHCO) BNSP: 1. Sistem Sertifikasi BNSP dan SKKNI Bidang MSDM 2. Menyusun Uraian Jabatan 3. Melakukan Administrasi Jaminan Sosial 4. Melakukan Administrasi Pengupahaan 5. Melakukan Administrasi Penetapan Kebijakan MSDM 6. Pra Asesmen & Asesmen BNSP
Bukti Kompetensi Asesi (Portofolio): Minimal lulusan D3 Ekonomi/Teknik Industri/Manajemen Administrasi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 3 tahun/S1 dengan Jurusan Psikologi, Ekonomi, Teknik Industri, Administrasi Perkantoran, atau S1 semua bidang tetapi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 1 tahun) yang dibuktikan dengan foto copy ijazah terakhir Foto 3X4 berwarna 4 lembar Copy KTP CV terbaru Sertifikat/Surat Keterangan bekerja/mengikuti pelatihan-pelatihan yang relevan dengan bidang manajemen SDM Bukti-bukti portofolio kerja yang relevan dengan skema kompetensi
Investment CHCO BNSP RI Rp 6.500.000 sudah termasuk biaya uji kompetensi BNSP Untuk inhouse training hub kami akan mendapatkan harga khusus. Semoga ilmunya bermanfaat dan bisa dipraktekkan dan cepat naik karir. Amien.
Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Bidang MSDM Certified Human Capital Staff โ CHCO Offline Class Training & BNSP Certification
HR HOUSE INDONESIA sebagai lembaga diklat profesi dan Tempat Uji Kompetensi/Sertifikasi bidang MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) membimbing profesional hingga meraih sertifikasi profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Skema Certified Human Capital Officer/Staff (CHCO) BNSP ini sejalan dengan Keputusan Menaker No. 115 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Wajib Sertifikasi Kompetensi Kerja bagi Tenaga Kerja Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia
Pelatihan akan diawali dengan pengantar program yang menjelaskan program pelatihan secara keseluruhan dan gambaran singkat mengenai proses asesmen yang akan dihadapi peserta. Pokok bahasan dalam pelatihan ini ada 4 kompetensi, dan pelatihan ditutup dengan persiapan portofolio dimana instruktur akan membantu peserta untuk menyiapkan atau mereview beberapa portofolio yang sudah ataupun belum dimiliki peserta untuk disubmit dalam kegiatan asesmen.
The Training Materials Certified Human Capital Staff (CHCO) BNSP: 1. Sistem Sertifikasi BNSP dan SKKNI Bidang MSDM 2. Menyusun Uraian Jabatan 3. Melakukan Administrasi Jaminan Sosial 4. Melakukan Administrasi Pengupahaan 5. Melakukan Administrasi Penetapan Kebijakan MSDM 6. Pra Asesmen & Asesmen BNSP
Bukti Kompetensi Asesi (Portofolio): Minimal lulusan D3 Ekonomi/Teknik Industri/Manajemen Administrasi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 3 tahun/S1 dengan Jurusan Psikologi, Ekonomi, Teknik Industri, Administrasi Perkantoran, atau S1 semua bidang tetapi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 1 tahun) yang dibuktikan dengan foto copy ijazah terakhir Foto 3X4 berwarna 4 lembar Copy KTP CV terbaru Sertifikat/Surat Keterangan bekerja/mengikuti pelatihan-pelatihan yang relevan dengan bidang manajemen SDM Bukti-bukti portofolio kerja yang relevan dengan skema kompetensi
Investment CHCO BNSP RI Rp 6.500.000 sudah termasuk biaya uji kompetensi BNSP Untuk inhouse training hub kami akan mendapatkan harga khusus. Semoga ilmunya bermanfaat dan bisa dipraktekkan dan cepat naik karir. Amien.
Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Bidang MSDM Certified Human Capital Staff โ CHCO Offline Class Training & BNSP Certification
HR HOUSE INDONESIA sebagai lembaga diklat profesi dan Tempat Uji Kompetensi/Sertifikasi bidang MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) membimbing profesional hingga meraih sertifikasi profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Skema Certified Human Capital Officer/Staff (CHCO) BNSP ini sejalan dengan Keputusan Menaker No. 115 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Wajib Sertifikasi Kompetensi Kerja bagi Tenaga Kerja Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia
Pelatihan akan diawali dengan pengantar program yang menjelaskan program pelatihan secara keseluruhan dan gambaran singkat mengenai proses asesmen yang akan dihadapi peserta. Pokok bahasan dalam pelatihan ini ada 4 kompetensi, dan pelatihan ditutup dengan persiapan portofolio dimana instruktur akan membantu peserta untuk menyiapkan atau mereview beberapa portofolio yang sudah ataupun belum dimiliki peserta untuk disubmit dalam kegiatan asesmen.
The Training Materials Certified Human Capital Staff (CHCO) BNSP: 1. Sistem Sertifikasi BNSP dan SKKNI Bidang MSDM 2. Menyusun Uraian Jabatan 3. Melakukan Administrasi Jaminan Sosial 4. Melakukan Administrasi Pengupahaan 5. Melakukan Administrasi Penetapan Kebijakan MSDM 6. Pra Asesmen & Asesmen BNSP
Bukti Kompetensi Asesi (Portofolio): Minimal lulusan D3 Ekonomi/Teknik Industri/Manajemen Administrasi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 3 tahun/S1 dengan Jurusan Psikologi, Ekonomi, Teknik Industri, Administrasi Perkantoran, atau S1 semua bidang tetapi dengan pengalaman dalam bidang Manajemen SDM minimal 1 tahun) yang dibuktikan dengan foto copy ijazah terakhir Foto 3X4 berwarna 4 lembar Copy KTP CV terbaru Sertifikat/Surat Keterangan bekerja/mengikuti pelatihan-pelatihan yang relevan dengan bidang manajemen SDM Bukti-bukti portofolio kerja yang relevan dengan skema kompetensi
Investment CHCO BNSP RI Rp 5.000.000 sudah termasuk biaya uji kompetensi BNSP Untuk inhouse training hub kami akan mendapatkan harga khusus. Semoga ilmunya bermanfaat dan bisa dipraktekkan dan cepat naik karir. Amien.
Salary Survey Training & Analysis ZOOM CLASS 15 APRIL 2025 (09.00-15.00)
Gambar Diikuti oleh PLN group
Data survei gaji yang berkualitas sangat penting untuk rencana kompensasi yang kompetitif. Ada banyak pilihan untuk memperoleh data survei gaji: survei pemerintah, data internet, survei yang dipublikasikan, basis data perangkat lunak survei, bank data komputer, atau bahkan melakukan atau mensponsori survei Anda sendiri. Training ini membahas masing-masing pilihan ini dan menjelaskan apa yang perlu Anda lakukan untuk melakukan survei Anda sendiri. Training ini juga membahas istilah statistik umum yang digunakan dalam survei, training ini menunjukkan cara menggunakan data survei gaji saat membuat keputusan kebijakan baru kompensasi perusahaan anda. Outline Penetapan harga pasar dan strategi bisnis, termasuk filosofi kompensasi, posisi pasar, dan siklus hidup bisnis. Elemen-elemen strategi kompensasi Pengupahan berbasis pasar versus pendekatan penetapan harga pasar murni โ dan pro dan kontra evaluasi jabatan berbasis pasar dan desain pengupahan. Harga pasar dan tarif pasar serta job matching Identifikasi karakteristik survei gaji yang baik Identifikasi berbagai sumber data survei gaji dan pro dan kontranya Menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan survei Anda sendiri Menentukan peran jabatan acuan dan cara memilihnya Menentukan cara menyajikan hasil survei gaji menggunakan jabatan, distribusi frekuensi, grafik, atau kurva kematangan Kenali istilah statistik umum yang digunakan dalam survei gaji Menentukan berbagai jenis informasi yang dapat diberikan survei gaji Identifikasi cara menganalisis sumber survei gaji untuk validitas dan keandalan Memahami data survei gaji sehingga Anda akan mengetahui opsi mana yang paling relevan untuk bisnis dan karyawan Anda. Memanfaatkan data survei gaji melalui penyempurnaan, pencampuran, penambahan premium, pembobotan, pemodelan dan analisis regresi. Menentukan cara mengembangkan rencana kompensasi dari survei gaji pada kondisi ideal dan kondisi kompetitif di P20, P50, P75 dan P90 Praktek membuat & menganalisa salary survey dan membuat kebijakan kompensasi baru yang lebih menarik (AMR Attractive Motivated Retension)
Biaya Rp 3.000.000/peserta (net)
HR HOUSE INDONESIA OD Consulting & Busisness Improvement Business Advisor A HR Services Company Head Hunter SP TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP โ RI Asesor Kompetensi BNSP โ RI www.hrhouseindonesia.com
TPM TRAINING & WORKSHOP ON SPECIFIC PILLARS & TOPICS 2025
Training Total Productive Maintenance (TPM) adalah strategi manajemen yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi peralatan produksi dengan melibatkan seluruh tim produksi dalam perawatan preventif dan perbaikan terus-menerus. TPM tidak hanya fokus pada perawatan mesin oleh departemen khusus, tetapi juga mendorong partisipasi aktif operator dalam merawat mesin, meningkatkan keterampilan mereka, dan mengurangi waktu tidak produktif. Dengan menerapkan TPM secara efektif, perusahaan dapat mengurangi biaya perawatan, memperpanjang umur mesin, meningkatkan kehandalan dan kualitas produksi secara keseluruhan serta meningkatkan moral & kompetensi & karir karyawan.
AM PILLAR Rp 6 Juta (2 days) PM PILLAR Rp 6 Juta (2 days) FI PILLAR Rp 6 Juta (2 days) QM PILLAR Rp 6 Juta (days) ET PILLAR Rp 6 Juta (2 days) SAFETY PILLAR Rp 5 Juta (2 days) PD People Development PILLAR Rp 5 Juta (2 days) LOGISTIC PILLAR Rp 6 Juta (2 days) BDA Analysis (BreakDown Analysis System) Rp 3.5 Juta (1 day) PREDICTIVE MAINTENANCE Rp 4 Juta ( 1day) Spare Parts Management & Audit Rp 3.5 Juta (1 day)
HR HOUSE INDONESIA OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR A HR SERVICES COMPANY HEAD HUNTER TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI TPM MANAGER – PKE PROCESS KAIZEN ENGINEER TPM www.hrhouseindonesia.com
Salary Survey Training & Analysis ZOOM CLASS 15 APRIL 2025 (09.00-15.00)
Gambar Diikuti oleh PLN group
Data survei gaji yang berkualitas sangat penting untuk rencana kompensasi yang kompetitif. Ada banyak pilihan untuk memperoleh data survei gaji: survei pemerintah, data internet, survei yang dipublikasikan, basis data perangkat lunak survei, bank data komputer, atau bahkan melakukan atau mensponsori survei Anda sendiri. Training ini membahas masing-masing pilihan ini dan menjelaskan apa yang perlu Anda lakukan untuk melakukan survei Anda sendiri. Training ini juga membahas istilah statistik umum yang digunakan dalam survei, training ini menunjukkan cara menggunakan data survei gaji saat membuat keputusan kebijakan baru kompensasi perusahaan anda. Outline Penetapan harga pasar dan strategi bisnis, termasuk filosofi kompensasi, posisi pasar, dan siklus hidup bisnis. Elemen-elemen strategi kompensasi Pengupahan berbasis pasar versus pendekatan penetapan harga pasar murni โ dan pro dan kontra evaluasi jabatan berbasis pasar dan desain pengupahan. Harga pasar dan tarif pasar serta job matching Identifikasi karakteristik survei gaji yang baik Identifikasi berbagai sumber data survei gaji dan pro dan kontranya Menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan survei Anda sendiri Menentukan peran jabatan acuan dan cara memilihnya Menentukan cara menyajikan hasil survei gaji menggunakan jabatan, distribusi frekuensi, grafik, atau kurva kematangan Kenali istilah statistik umum yang digunakan dalam survei gaji Menentukan berbagai jenis informasi yang dapat diberikan survei gaji Identifikasi cara menganalisis sumber survei gaji untuk validitas dan keandalan Memahami data survei gaji sehingga Anda akan mengetahui opsi mana yang paling relevan untuk bisnis dan karyawan Anda. Memanfaatkan data survei gaji melalui penyempurnaan, pencampuran, penambahan premium, pembobotan, pemodelan dan analisis regresi. Menentukan cara mengembangkan rencana kompensasi dari survei gaji pada kondisi ideal dan kondisi kompetitif di P20, P50, P75 dan P90 Praktek membuat & menganalisa salary survey dan membuat kebijakan kompensasi baru yang lebih menarik (AMR Attractive Motivated Retension)
Biaya Rp 3.000.000/peserta (net)
HR HOUSE INDONESIA OD Consulting & Busisness Improvement Business Advisor A HR Services Company Head Hunter SP TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP โ RI Asesor Kompetensi BNSP โ RI www.hrhouseindonesia.com
Commencing April 2025. Projek Setahun Pendampingan Konsultatif TPM , 12 Langkah dalam Program Pengembangan dan Implementasi TPM Total Productive Maintenance – HR HOUSE INDONESIA (with TIME TABLE PREPARATION,TCO,KICK OFF, IMPLEMENTATION, AUDIT, STABILIZATION,PEOPLE DEVELOPMENT)
Total Productive Maintenance, tampaknya merupakan konsep yang cukup luas dan kompleks ketika baru diperkenalkan ke dalam suatu organisasi. Sebuah organisasi yang mungkin tidak memiliki cukup paparan terhadap subjek ini pasti akan menghadapi banyak kesulitan untuk memahami, menyerap dan menginternalisasikan konsep TPM dan mempraktikkannya secara rutin. Awalnya TPM, sebagai sebuah konsep, hanya berpusat pada area produksi dan pemeliharaan. Sekitar tahun 1983, 12 langkah program implementasi TPM pertama kali diperkenalkan dalam empat tahap
Empat tahap awal adalah: 1. Tahap Pendahuluan – Tahap Persiapan 2. Tahap Kick-off TPM 3. Tahap Implementasi atau Eksekusi 4. Tahap Pendirian TPM Program implementasi TPM
12 Langkah disusun dalam 4 Tahapan berikut. Detil tahapan dan pokok-pokok pelaksanaannya disajikan di bawah ini. Dengan mengacu pada langkah-langkah di bawah ini, garis waktu implementasi TPM yang lengkap dapat dirancang atau ketika menyiapkan garis waktu yang lengkap dari tahap pengenalan hingga pendirian, rencana pengelolaan tahap di bawah ini dapat dijadikan acuan. Tahap 1 – Pendahuluan – Tahap Persiapan : Tahap pengenalan terdiri dari 5 Langkah. Dari perspektif garis waktu, tahap ini memerlukan jangka waktu enam hingga delapan bulan. Ini melibatkan lima langkah berikut:
Langkah 1 : Deklarasi resolusi โimplementasi TPMโ dalam organisasi oleh manajemen puncak : Langkah 2 : Pendidikan dan kampanye TPM Langkah 3 : Pembentukan organisasi TPM Langkah 4 : Penetapan kebijakan, prinsip dan target TPM Langkah 5 : Perumusan Rencana Induk Program Implementasi TPM
Tahap 2 – Tahap Kick-off TPM Tahap ini mencakup langkah keenam yaitu Kick-off TPM Langkah 6 : Peluncuran program penerapan TPM
Tahap 3 – Tahap Eksekusi Langkah 7: Pembentukan sistem untuk memaksimalkan efisiensi produksi : โข Langkah ini bertujuan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas produksi tertinggi dengan menggunakan empat pilar TPM, yaitu Kobetsu-Kaizen (KK), Jishu-Hozen (JH), Kaikaku-Hozen (KH), Pendidikan dan pelatihan (E&T)
Langkah 8 : Pembentukan manajemen peralatan awal – manajemen pengembangan Langkah 9 : Pembentukan sistem Hinshitsu-Hozen (Pemeliharaan Mutu) Langkah 10 : Office TPM untuk administrasi dan dukungan Langkah 11 : Penetapan Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan
Tahap 4 – Tahap Pendirian TPM Langkah 12 : Menyelesaikan implementasi TPM dan perbaikan penargetan
12 langkah ini sangat penting untuk dikelola secara efektif dan 100% keterlibatan karyawan dipastikan oleh tim manajemen organisasi selama implementasi program WA : 0811891352 HR HOUSE INDONESIA TPM CONSULTING & MANAGER OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT Asesor Kompetensi BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com
Planned Maintenance -TPM Planned Maintenance Pillar Training & Workshop 10 – 11 April 2025. Predictive Maintenance PdM , Prescriptive Maintenance RxM. Lengkap dengan tools PM Pillar dan Team Route di bawah Pillar PM.
Gambar TPM Team HONDA AHM
Planned Maintenance adalah kegiatan perawatan mesin yang dilakukan secara terencana yang bertujuan untuk mengurangi terjadinya gangguan operasional mesin sekecil mungkin atau breakdown. Planned Maintenance merupakan salah satu โtulang punggungโ dari Total Productive Maintenance (TPM) yang sudah menjadi World Best Practice di bidang Perawatan. Planned Maintenance meramu semua kegiatan yang perlu dilakukan oleh bagian perawatan secara sinergis. Dengan menerapkan Planned Maintenance dengan benar, perusahaan dapat mencapai atau paling sedikit mendekati Zero Breakdown dan pada saat yang sama dapat menekan Maintenance Cost secara signifikan sehingga perawatan mesin menjadi semakin efektif dan efisien.
Program Objectives Memahami falsafah dan konsep dasar sistem perawatan terpadu TPM Memahami peran Planned Maintenance dalam mencapai Zero Breakdown. Memahami 10 Pilar Planned Maintenance Memahami langkah-langkah penerapan Planned Maintenance
Program Outline 1. Planned Maintenance Concept dan kaitannya dengan TPM 2. Elemen-elemen Planned Maintenance : – Aktivitas untuk meningkatkan efektifitas perawatan mesin. – Aktivitas untuk meningkatkan efisiensi (biaya) perawatan mesin.: 3. Implementasi Planned maintenance : – Lima langkah menuju Zero Breakdown. – Enam Langkah Planned Maintenance 4. Breakdown Reduction Route 5. Minor Stop Reduction Route 6. Speed Loss Reduction route 7. Spare Part Management System Review 8. Maintenance Standar Team Route 9. P-F Curve Maintenance – Reactive Maintenance, Preventive Maintenance, Condition Based Maintenance 10 Predictive Maintenance PdM 11.Prescriptive Maintenance RxM
Diserta dengan tool kerja TPM Pillar dan Team route.
WA 0811891352 Biaya Rp 6.500.000/peserta
HR House Indonesia OD Consulting & Business Improvement Business Advisor A HR Services Company TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI TPM & Productivity Consulting www.hrhouseindonesia.com hashtag#hrhouseindonesia
BALDRIGE EXCELLENCE FRAMEWORK TRAINING & WORKSHOP 7 CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELENCE MALCOLM BALDRIGE 2023- 2024, HOTEL FAVE JAKARTA 27 – 28 MARET 2025 SKEMA PENILAIAN KINERJA ORGANISASI SIMPPRO
Alat ukur kinerja CEO
Kinerja ekselen adalah impian setiap perusahaan oleh sebab itu perusahaan yang sadar akan pentingnya kinerja ekselen tersebut tidak segan-segan mengeluarkan kocek sampai miliaran rupiah demi tercapainya impian kinerja yang ekselen
Mengapa Malcom Bladridge? Malcolm Baldrige Criteria adalah suatu cara untuk memotret kondisi suatu perusahaan atau lembaga untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi kunci keberhasilan atau kegagalan dimasa yang akan datang. Dengan mengetahui faktor-faktor tersebut pimpinan perusahaan atau lembaga tersebut dapat mengambil langkah-langkah yang signifikan untuk mengarahkan perusahaannya menuju kinerja yang ekselen
Malcolm Baldrige Criteria tidak Cuma mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan kunci dalam sebuah perusahaan tetapi sekaligus menuntun pimpinan perusahaan untuk mengambil langkah-langkah perbaikan agar terhindar dari resiko gagal, bahkan mampu meraih kinerja yang ekselen Malcom Baldrige Criteria tidak bersifat kaku, dan tidak bertentangan dengan alat pengendalian manapun sehingga dapat diterapkan disemua organisasi yang telah mempunyai alat sejenis seperti TQM, BSC, Six Sgma, dll Malcolm Baldrige bahlkan mensinergikan dan menselaraskan semua tools yang ada dalam rangka mencapai kinerja yang ekselen
Apa yang diukur? Malcolm Baldrige mengidentifikasi Key Success Factor (KSF) dari sebuah perusahaan yang meliputi 6 (enam) kriteria proses dan 1 (satu) kriteria result.
Pengukuran Sistem Manajemen Kriteria Kinerja Keunggulan Malcolm Baldrige di Perusahaan dilaksanakan dengan metode Audit dengan menggunakan 7 (tujuh) elemen, 52 (lima puluh dua) sub-elemen, dan 200 (dua ratus) kriteria pertanyaan.
Materi: โข Pengantar Evaluasi Penerapan TQM โข Kriteria-Kriteria Yang Digunakan Dalam Mengevaluasi โข Malcolm Baldrige National Quality Award โข Perubahan pada Baldrige Exellence Framework versi 2023-2024 โข Konsepsi dan Esensi Kerangka Kinerja Ekselen Baldrige โข Struktur Kriteria dan Item Format โข Pemahaman 7 Kategori Kriteria Malcolm Baldrige dan Profil Organisasi โข Dimensi Penilaian Proses (ADLI) dan Hasil (LeTCI) โข Pengenalan Application Summary โข Pengenalan Proses Examination dan Penilaia โข Sasaran Pemeringkatan Perusahaan โข Pemenuhan persyaratan akreditasi โข ERM Enterprise Risk Management โข Studi Kasus Perusahaan dalam Menerapkan โ Assessment Menggunakan Kriteria โข Malcolm Baldrige Assessment Praktek โข Summary Analysis dan Profit Impact Perusahaan (Tools) โข Penutup
Disertai dengan BEF Tool(2working book) & Kepmenaker 156 Tahun 2021
Inv Rp 6.500.000
HR HOUSE INDONESIA OD Consulting & Busisness Improvement Business Advisor A HR Services Company Head Hunter SP TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI Asesor Kompetensi BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com hashtag#hrhouseindonesia
CPBCM CERTIFIED PROFESSIONAL BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT (ISO 22301 ISO 22313 ISO 27301)
๐ 9- 11 APRIL 2025 ๐ 09.00 – 17.00 WIB ๐ป HOTEL FAVE JAKARTA
Pelatihan sertifikasi yang bertujuan menghasilkan peserta menjadi profesional yang mampu membuat kegiatan operasional tetap dapat berjalan dengan disiplin menjalankan pengelolaan keberlangsungan usaha – Business Continuity Management pada saat terjadi kondisi emergensi atau keadaan darurat maupun tidak.
Berlatar belakang dari hal di atas, maka implementasi Business Continuity Management (BCM) merupakan suatu elemen yang saat penting dalam suatu organisasi. Penerapan BCM harus mendapatkan dukungan dari Top Management, dan dimulai dengan penetapan obyektif, identify kebutuhan resources (minimum), dan target yang akan dicapai. Sesuai dengan obyektif dan target yang sudah ditentukan, dan sejalan dengan proses risk assessment, maka organisasi tersebut harus menentukan ancaman serta dampak yang mungkin akan terjadi, serta mitigasi risiko yang diperlukan.
Keberhasilan implementasi BCM dalam suatu organisasi bukan hanya dilihat dari keberhasilan ujicoba BCP, namun juga seberapa tinggi tingkat keperdulian/awareness dari setiap personil dalam organisasi tersebut.Untuk itu aktivitas untuk menumbuhkan awareness dari seluruh personil dalam suatu organisasi harus dilakukan secara berkala dalam bentuk sosialisasi, simulasi, training, ataupun aktivitas permainan/games lainnya yang dibuat semenarik mungkin.
Outline Day 1 Business Continuity Management System ISO 22301 & Guidance ISO 22313 Governance : Business Continuity Management Policy, Operation, Planning & Control Risk Management Business Impact Analysis
Day 2 Business Continuity Strategy & Design Mitigation & Protection Business Continuity Plans Construct & Develop Awareness Training Exercising & Testing
Day 3 Performance Evaluation & Improvement Disaster Recovery Plan ISO 27301 Examination Ujian Kompetensi Menyusun & membuat BCMS Presentation BCMS Business Continuity Management System (own company)
Dilengkapi dengan SNI 22301: 2019, ISO Standard 22313, ISO Standard 27301, Disaster Cases, Tool Kerja CPBCM, Risk Register dll.
Investment Rp 6.750.000
HR HOUSE INDONESIA OD Consulting & Business Improvement Business Advisor Risk Management Consulting A HR Services Company www.hrhouseindonesia.com
Online Course + CALCULATOR/SOFTWARE/JOB EVALUATOR Tool/software memastikan konsistensi dan kehandalan
Suatu organisasi dituntut secara terus menerus menyesuaikan strateginya, dalam rangka menghadapi tantangan untuk selalu dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dan pemangku kepentingan utamanya yang terus berubah. Penyelarasan strategi perusahaan mengharuskan proses penyelarasan terhadap seluruh sub sistem yang ada di organisasi termasuk struktur organisasinya sampai ke level jabatan (job). Untuk memastikan strategi tersebut dapat dieksekusi dengan baik maka setiap jabatan membutuhkan kejelasan misi termasuk kejelasan tanggung jawab, kejelasan dan keseimbangan kewenangan untuk dapat menjalankan tanggung jawab. Salah satu pekerjaan Job Management adalah mengevaluasi setiap jabatan dengan menggunakan perangkat penilaian yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Salah satu model penilaian jabatan yang telah dikenal dengan PF System. Sistem evaluasi ini dirancang untuk mengevaluasi pekerjaan, namun dalam prakteknya juga digunakan untuk mengukur hasil pelaksanaan. Job Evaluation sangat diperlukan dalam menentukan sebuah bobot pemegang jabatan sebagai informasi untuk menetapkan job grading atau pangkat pemegang jabatan. Dari beberapa metode Job Evaluation yang ada, dalam pelatihan ini yang dipakai adalah metode logic analytical quantitative dengan memakai Compensable Point Factor. Dalam pelatihan ini, peserta akan diberikan pemahaman dengan metode langkah demi langkah pendekatan dari Desain Pekerjaan, Job Analysis, Job Evaluasi dan desain Grading Job . Materi Pelatihan Point Factor System Global Grading System Clustering 1. Pengantar Job Evaluation: Tinjauan Evaluasi kerja dalam manajemen sumber daya manusia 2. Job Evaluation: membandingkan pekerjaan terhadap pekerjaan atau terhadap skala yang telah ditentukan 3. Tujuan dan prosedur evaluasi pekerjaan 4. Faktor-faktor dalam Evaluasi Jabatan 5. Prosedur evaluasi dan job matrix level 6. Job Matching Methodology 7. Business Overview, Sales Revenue, Employee, Keluasan Geografis, Kompleksitas dan Keberagaman Oranisasi Bisnis & Pasar 8. Menetapkan top grade organisasi 9. Penetapan Pohon Keputusan Band pada top grade dan grading jabatan 10. Sistem evaluasi jabatan 7 faktor, detail komponen matriks panduan : I-P-O (K-BE-L-PS-NI-AI-IP) 11.Matriks jabatan (karir) versus total score penilaian: (EX,M,R,P,S,V,T,U,W) 12. GG,Career Band, Career Level, Acceleration-Diffrentiator,Function & Discipline 13 .Interpretasi Hasil Penilaian 14. Rekomendasi struktur grading dan penyelarasan
Inv Rp 5.000.000 (dilengkapi dengan tool/software alat kerja siap pakai) HR House Indonesia OD Consulting & Business Improvement Business Advisor A HR Services Company TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com
ZOOM CLASS BIMTEK PENYUSUNAN SISTEM REMUNERASI / PENGUPAHAN BERBASIS PRODUKTIVITAS / KINERJA BAGI PRAKTISI HR / COMPENSATION & BENEFIT OFFICER 26 – 27 MARET 2025.
Peserta Manager HR
Remunerasi merupakan salah satu unsur yang cukup penting untuk diketahui oleh para manajer perusahaan karena menyangkut biaya kehidupan dan penghidupan seluruh karyawan. Seringkali ketidakseimbangan upah, gaji atau insentive antara kelompok eksekutif, manajerial, supervisi, staff dan yang setara dengan staff, tenaga admnistratif menyebabkan terjadinya konflik yang berkepanjangan dan menyebabkan menurunnya komitmen karyawan terhadap organisasi. Karenanya perlu pemahaman bagaimana sistem remunerasi dapat dikembangkan dan disesuaikan berdasarkan kesepakatan melalui beberapa pendekatan yang fleksibel dan rasional.
Remunerasi atau kompensasi dapat memengaruhi motivasi pegawai sekaligus meningkatkan kinerjanya. Hal ini disebabkan oleh pemberian remunerasi yang baik dapat memberikan daya tarik pegawai untuk bekerja lebih baik.
Kompensasi atau imbalan akan berpengaruh untuk meningkatkan motivasi kerja yang pada akhirnya secara langsung akan meningkatkan kinerja individu. Oleh karena itu, dalam rangka mendukung perbaikan sistem pengupahan (Remunerasi) yang lebih baik, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Pengipahan Berbasis Produktivitas. OUTLINES: 1. Pengantar Remunerasi 2. Pengenalan Pengupahan Berbasis Produktivitas PBP 3. Mendesain Struktur Upah 4. Komponen Upah 5. Desain Jabatan & Struktur Organisasi 6. Analisa Jabatan & Evaluasi Jabatan 7. Struktur Upah & Survey Upah 8. Implementasi Struktur Upah 9. Tunjangan 10. Benefit (Kesejahteraan) 11. Fasilitas (Perquisites) 12. Insentif, Komisi, Bonus 13. Sistem Manajemen Kinerja 14. Penerapan Pay For Performance P4P atau PBP pada Struktur Upah 15. Manajemen Budget Upah Sundulan 16. Membuat SSU baru yang antisipatif berbasis hasil analisa survey upah yang dibuat
Dilengkapi dengan praktek 1.Latihan Evaluasi Jabatan (Customised) 2.Latihan SSU Ranking Sederhana 3.Latihan SSU 2 Titikโ 4.Latihan SSU Point Factor 5.Latihan SSU P4F atau PBP 6.Latihan Membuat Merit Increase Table 7.Latihan Analisa Salary Survey & Membuat SSU baru yang antisipatif berbasis Survey Upah yang dibuat pada strategi P10,P20,P50,P75,P90 8. Latihan SSU 10%, 30% di atas market 9. Latihan kalkulator upah sundulan sesuai cost center management
Biaya Rp 5.500.000 Pembayaran sebelum acara.
HR House Indonesia OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR A HR SERVICES COMPANY HEAD HUNTER SP TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI Asesor Kompetensi BNSP – RI www.hrhouseindonesia.com hashtag#hrhouseindonesia
๐ 26-27 MARET 2025 ๐ 09.00 – 16.30 WIB ๐ป HOTEL FAVE JAKARTA
CTDP Certified Talent Development Professional
๐ 26-27 MARET 2025 ๐ 09.00 – 16.30 WIB ๐ป HOTEL FAVE JAKARTA
Program Certified Professional in Talent Development (CPTD) dirancang untuk membekali para profesional dengan keterampilan dan pengetahuan tingkat lanjut dalam pengembangan bakat, perencanaan tenaga kerja, dan strategi pembelajaran. Program ini mencakup topik-topik penting seperti teknologi pembelajaran, pembinaan, pengembangan kepemimpinan, dan peningkatan kinerja untuk membantu organisasi membangun tenaga kerja berkinerja tinggi.
Target Audience : Talent Development Managers Human Resource Professionals Organizational Development Specialists Learning and Development Consultants Managers and supervisors responsible for workforce training and development
Outline Topik1: Dasar-dasar Talent Development โข Sesi 1: Tinjauan Umum Talent Development โข Sesi 2: Assessing Talent Needs โข Sesi 3: Mendesain Program Pembelajaran dan Pengembangan
Topik 2: Learning Technologies and Delivery โข Sesi 1: Mengintegrasikan Teknologi Pembelajaran โข Sesi 2: Memfasilitasi Pembelajaran โข Sesi 3: Menciptakan Lingkungan Belajar yang Inklusif
Topik 3: Coaching and Performance Improvement โข Sesi 1: Coaching dan Mentoring โข Sesi 2: Strategi Peningkatan Kinerja โข Sesi 3: Feedback and Development Plans
Topik 4: Leadership Development and Succession Planning โข Sesi 1: Program Pengembangan Kepemimpinan โข Sesi 2: Perencanaan Suksesi โข Sesi 3: Talent Retention Strategies
Topik 5: Evaluating Talent Development Programs โข Sesi 1: Measuring Learning Impact โข Sesi 2: Continuous Improvement in Talent Development โข Sesi 3: Persiapan Ujian Sertifikasi
Investasi Rp 7.500.000 Hub 0811891352 Examination in English within 2 hours of 200 exam questions.
Dilengkapi dengan : 1. HAV matrix set 2. Coaching set tool applicative 3. KPI & PA set to bonus 4. Replacement Table Chart & Career Set (Band & Grade) 5. TNA Dynamic Cycle 6. Talent Development Capability set
Salam HR HOUSE INDONESIA OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT & BUSINESS ADVISOR A HR SERVICES COMPANY HEAD HUNTER SP TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI ASESOR KOMPETENSI BNSP -RI www.hrhouseindonesia.com hashtag#hrhouseindonesia
ZOOM CLASS WORK LOAD ANALYSIS & MENTAL WORK LOAD . (WLA Worksampling model, WLA FTE model, WLA for Support Department Specific, WLA WISN Model for working group & NASA TLX)
Dampak terbesar masa pandemik Covid-19 terhadap organisasi adalah banyaknya pekerjaan yang berkurang bahkan tidak dapat lagi dilaksanakan karena penerapan protokol menjaga jarak, pembatasan kontak fisik dan berkumpul. Hal tersebut menyebabkan perubahan pada fungsi tugas dan beban kerja jabatan serta tuntutan target perusahaan.
Workload Analysis (WLA) perlu dilakukan organisasi untuk merespon tuntutan perubahan guna menghindari inefisiensi dan inefektivitas organisasi. Pada workshop ini peserta akan belajar bagaimana mengukur beban kerja dan menghitung jumlah SDM yang dibutuhkan. Bahkan yang lebih menarik adalah kebutuhan SDM yang akan ditetapkan tersebut akan dikombinasikan penghitungannya dengan pengukuran Mental Workload (Beban Kerja Mental).
Tujuan : โข Mampu menghitung secara akurat berapa jumlah SDM yang dibutuhkan. โข Dapat menghasilkan output berupa beban kerja (jabatan/unit) dan standar waktu tiap tugas. โข Mampu memberikan rekomendasi job redesign, organization restructuring, dan penambahan/pengurangan SDM.
OUTLINE Sesi 1 โข Perbedaan kondisi sebelum dan saat Pandemik Covid-19 โข Pengertian Workload Analysis (WLA) dan Mental Workload (MWL) โข Output dan manfaat WLA dan MWL โข Hambatan dan keterbatasan WLA dan MWL โข Pendekatan dan metode WLA dan MWL di masa Pandemik Sesi 2 โข Mereview proses bisnis dan Job Description โข Fungsi Jabatan, Tugas Pokok, Tanggungjawab, dan Aktivitas โข Tugas Pokok, Tugas Tambahan, Tugas Lain-Lain, dan Allowance โข Tugas Harian, Tugas Berkala, dan Tugas Insidentil โข Jenis dan Satuan Output, Volume Tugas, Satuan Waktu, dan Waktu Standar Sesi 3 โข Kondisi Normal (Rata-Rata: Mean, Median, dan Modus) โข Waktu Kerja, Waktu Tersedia, dan Waktu Kerja Efektif โข Kategori Beban Kerja โข Instrumen WLA dan MWL Sesi 4 โข Simulasi Pengukuran Beban Kerja dan Penghitungan Kebutuhan SDM โข Latihan Pengukuran Beban Kerja dan Penghitungan Kebutuhan SDM
Tool kerja 1. WLA Work Sampling 2. WLA Metode FTE 3. WLA Beban Kerja Individu vs Jabatan (untuk support department i.e HR, Finance Accounting, Purchasing, Auditor, Sekretaris, Asisten Pribadi dll) 4. WLA WISN Model 5. NASA TLX work book
Link Materi : https://lnkd.in/d5v9Cib4 Investasi Rp 1.250.000/peserta ( bila 2 peserta Rp 2.000.000) Pembayaran sesudah acara (invoice) Rp 1.500.000/peserta
Recent Comments