Pelatihan Critical Thinking & Problem Solving Decision Making Hotel Fave Jakarta 1-2 Juli 2024

Di era digital, kemampuan untuk berpikir kritis belum pernah sepenting ini. Tim yang dilengkapi dengan kemampuan berpikir kritis yang kuat dapat menavigasi lautan informasi yang luas, membuat keputusan yang tepat, dan memecahkan masalah dengan keahlian yang tak tertandingi. Jangan biarkan perusahaan Anda tertinggal di lanskap yang terus berkembang ini. Investasi dalam pelatihan kemampuan berpikir kritis memastikan tim Anda dapat membedakan informasi yang relevan dan memanfaatkannya dengan efektif. Ubah tenaga kerja Anda menjadi pemikir kritis yang tajam yang mendorong kemajuan bisnis Anda. Hubungi kami hari ini dan atur jadwal agar perusahaan Anda berada di jalur keunggulan dengan modul pelatihan kami yang komprehensif. Kesuksesan masa depan Anda bergantung padanya!

Outline Day1
1. Adaptasi atau Musnah
2. Target Professional
3. Kompetensi Professional
4. Kompetensi Kognitif
5. Proses Berpikir
6. Systematic Thinking
7. Critical Thinking & Workshop
8. Analytical Thinking & Workshop
9. Critical & Creative Thinking & Project
10. Scientific Thinking & Workshop
11. Strategic Thinking & Workshop
12. Productivity Game, solution and new standard

Outline Day2
Pre Test
Analisis Situasi: Identifikasi Masalah, Klasifikasi Masalah, Prioritas Masalah
Latihan Analisis Situasi
Analisis Persoalan
# Pengumpulan Informasi & data
# Pemilihan dan Penggunaan Tool
Latihan Analisis Persoalan
Analisis Keputusan
Latihan Analisis Keputusan
Analisis Persoalan Potensial
Latihan Analisis Persoalan Potensial
Post Test

Investasi Rp 4.950.000/peserta
WA 0811891352
HR HOUSE INDONESIA
www.hrhouseindonesia.com

CPBCM CERTIFIED PROFESSIONAL BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT 1 – 3 JULI 2024 HOTEL FAVE JAKARTA (ISO 22301 ISO 22313 ISO 27301)

Pelatihan sertifikasi yang bertujuan menghasilkan peserta menjadi profesional yang mampu membuat kegiatan operasional tetap dapat berjalan dengan disiplin menjalankan pengelolaan keberlangsungan usaha – Business Continuity Management pada saat terjadi kondisi emergensi atau keadaan darurat maupun tidak.

Berlatar belakang dari hal di atas, maka implementasi Business Continuity Management (BCM) merupakan suatu elemen yang saat penting dalam suatu organisasi. Penerapan BCM harus mendapatkan dukungan dari Top Management, dan dimulai dengan penetapan obyektif, identify kebutuhan resources (minimum), dan target yang akan dicapai. Sesuai dengan obyektif dan target yang sudah ditentukan, dan sejalan dengan proses risk assessment, maka organisasi tersebut harus menentukan ancaman serta dampak yang mungkin akan terjadi, serta mitigasi risiko yang diperlukan.

Keberhasilan implementasi BCM dalam suatu organisasi bukan hanya dilihat dari keberhasilan ujicoba BCP, namun juga seberapa tinggi tingkat keperdulian/awareness dari setiap personil dalam organisasi tersebut.Untuk itu aktivitas untuk menumbuhkan awareness dari seluruh
personil dalam suatu organisasi harus dilakukan secara berkala dalam bentuk sosialisasi, simulasi, training, ataupun aktivitas permainan/games lainnya yang dibuat semenarik mungkin.

Outline
Day 1
Business Continuity Management System ISO 22301 & Guidance ISO 22313
Governance : Business Continuity Management Policy, Operation, Planning & Control
Risk Management
Business Impact Analysis

Day 2
Business Continuity Strategy & Design Mitigation & Protection
Business Continuity Plans Construct & Develop
Awareness Training
Exercising & Testing

Day 3
Performance Evaluation & Improvement
Disaster Recovery Plan ISO 27301
Examination
Ujian Kompetensi Menyusun & membuat BCMS
Presentation BCMS Business Continuity Management System (own company)

Dilengkapi dengan SNI 22301: 2019, ISO Standard 22313, ISO Standard 27301, Disaster Cases, Tool Kerja CPBCM, Risk Register dll.

Investment Rp 6.500.000

HR HOUSE INDONESIA
OD Consulting & Business Improvement Business Advisor
A HR Services Company
www.hrhouseindonesia.com

Image preview

Ucapan Terimakasih peserta Two Days Training & Workshop 29-30 Mei 2024 Hotel Fave Jakarta CERTIFIED BEHAVIOUR ANALYST (CBA) DISC Personality Profile & Organization Profile Analysis

Pelatihan menggunakan software DiSC berbagai versi yang bisa di gunakan untuk mendesain pengembangan organisasi, baik individual development plan, coaching skill dan berbagai kebutuhan intervensi peningkatan kinerja Individu, Team maupun Organisasi. Peserta diajarkan bagaimana Prilaku Organisasi dapat di petakan, di modifikasi melalui E-DISC Profiler dan di arahkan sesuai dengan strategi bisnis perusahaan.
DISC adalah instrument assessment yang digunakan untuk memahami perilaku manusia sehingga dapat membantu kita dalam memahami orang lain. Lebih dari 50 tahun yang lalu alat ini dikembangan sescara unik menjadi Dimensi DISC, model yang menggambarkan faktor-faktor perilaku manusia. DISC digunakan untuk melakukan “behaviour assessment” berdasarkan pada the DISC theory yang dikenalkan oleh psychologist William Marston. Marston’s theory berfokus pada empat “personality traits” yang berbeda yaitu Dominance, Inducement, Submission, and Compliance.
Mengapa training DISC diperlukan?
Assessment menggunakan tools DISC ini sangat bermanfaat untuk “people development” atau upaya pembinaan sebagai strategi peningkatan kinerja.
Training DISC Certification ini akan membuat Anda menjadi kompeten dalam menggunakan tools DISC. Baik dalam proses recruitment, placement (penempatan pegawai), coaching dan konsultansi.
Asessmen perilaku merupakan alat dalam modifikasi perilaku yang digunakan untuk mengukur perilaku individu apakah perilaku yang diharapkan atau ditargetkan itu dimunculkan atau tidak dalam perilaku sehari-hari.

Dalam Pelatihan Certified Behaviour Analyst ini akan melatih peserta menggunakan dua alat ukur yaitu alat ukur psikometri menggunakan DISC dan teknik wawancara berbasis perilaku.
Prinsip utama Behavioural Job Interview adalah bahwa prediktor paling akurat kinerja masa depan adalah kinerja masa lalu, dalam situasi yang sama. Prediksi Behavioural Job Interview akurat hingga 55%, sedangkan wawancara tradisional hanya 10%.

AGENDA
Latar belakang & Landasan Teori tes DISC
Validitas & reliabilitas alat ukur DISC
Administrasi tes DISC
Interpretasi alat tes DISC
Penerapan praktis dalam pengembangan SDM & Organisasi
Job Profiling
Job Match position with Individual Profiles
Installing Software DISC Generate Report Analysis
Penggunaan Report Analysis : DiSC for Team Building, DiSC for Human Resources Mapping, DiSC for Potential Review
Teknik melakukan Wawancara Berbasis Perilaku
Menggali Kecocokan Motivasi
Evaluasi & Integrasi data untuk Orgganization Profile Analysis
Penerapan praktis dalam pengembangan SDM & Organisasi
Simulasi menggali perilaku dengan menggunakan DISC
Simulasi Wawancara berbasis perilaku

Investasi Rp 5.500.000
WA 0811891352
HR HOUSE INDONESIA CONSULTING
OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR
www.hrhouseindonesia.com
hashtag#hrhouseindonesia

WORK LOAD ANALYSIS & MENTAL WORK LOAD ZOOM CLASS 6 MEI 2024 09:00-15:00. (WLA Worksampling model, WLA FTE model, WLA for Support Department Specific, WLA WISN Model for working group & NASA TLX)0.

 Hub 0811891352 

Dampak terbesar masa pandemik Covid-19 terhadap organisasi adalah
banyaknya pekerjaan yang berkurang bahkan tidak dapat lagi dilaksanakan karena penerapan protokol menjaga jarak, pembatasan kontak fisik dan berkumpul. Hal tersebut menyebabkan perubahan pada fungsi tugas dan beban kerja jabatan serta tuntutan target perusahaan.
Workload Analysis (WLA) perlu dilakukan organisasi untuk merespon tuntutan perubahan guna menghindari inefisiensi dan inefektivitas organisasi. Pada workshop ini peserta akan belajar bagaimana mengukur beban kerja dan menghitung jumlah SDM yang dibutuhkan. Bahkan yang lebih menarik adalah kebutuhan SDM yang akan ditetapkan tersebut akan dikombinasikan penghitungannya dengan pengukuran Mental Workload (Beban Kerja Mental).

Tujuan :
• Mampu menghitung secara akurat berapa jumlah SDM yang dibutuhkan.
• Dapat menghasilkan output berupa beban kerja (jabatan/unit) dan standar waktu tiap tugas.
• Mampu memberikan rekomendasi job redesign, organization restructuring, dan penambahan/pengurangan SDM.

OUTLINE
Sesi 1
• Perbedaan kondisi sebelum dan saat Pandemik Covid-19
• Pengertian Workload Analysis (WLA) dan Mental Workload (MWL)
• Output dan manfaat WLA dan MWL
• Hambatan dan keterbatasan WLA dan MWL
• Pendekatan dan metode WLA dan MWL di masa Pandemik
Sesi 2
• Mereview proses bisnis dan Job Description
• Fungsi Jabatan, Tugas Pokok, Tanggungjawab, dan Aktivitas
• Tugas Pokok, Tugas Tambahan, Tugas Lain-Lain, dan Allowance
• Tugas Harian, Tugas Berkala, dan Tugas Insidentil
• Jenis dan Satuan Output, Volume Tugas, Satuan Waktu, dan Waktu Standar
Sesi 3
• Kondisi Normal (Rata-Rata: Mean, Median, dan Modus)
• Waktu Kerja, Waktu Tersedia, dan Waktu Kerja Efektif
• Kategori Beban Kerja
• Instrumen WLA dan MWL
Sesi 4
• Simulasi Pengukuran Beban Kerja dan Penghitungan Kebutuhan SDM
• Latihan Pengukuran Beban Kerja dan Penghitungan Kebutuhan SDM

Tool kerja
1. WLA Work Sampling
2. WLA Metode FTE
3. WLA Beban Kerja Individu vs Jabatan (untuk support department i.e HR, Finance Accounting, Purchasing, Auditor, Sekretaris, Asisten Pribadi dll)
4. WLA WISN Model
5. NASA TLX work book

Link Materi : https://lnkd.in/d5v9Cib4

Salam

OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR
HR HOUSE INDONESIA CONSULTING
A HR SERVICES COMPANY
HEAD HUNTER SP
www.hrhouseindonesia.com
#hrhouseindonesia

Sertifikasi Lean Instructional System Design (Desain Sistem Pembelajaran) Training & Workshop + Tool ISD

📅 7-8 Mei 2024

🕘 09.00 – 16.00 WIB

💻 Hotel Fave Jakarta

Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi ISD Wajib bagi Trainer dan Calon Trainer Perusahaan

Salah satu peran fungsi HR saat ini adalah memastikan pengembangan talent, Kompetensi dan Kapabilitas organisasi sejalan dengan tantangan dan sasaran organisasi jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu situasi ekonomi global yang relative melambat menjadikan para professional dan praktisi SDM Perusahaan melakukan efisiensi proses kerja dengan menggunakan sumber daya internal perusahaan secara maksimal. Dalam hal ini fungsi pelatihan semakin mempergunakan internal trainer/instruktur/fasilitator untuk mendorong transfer of knowledge di dalam organisasi. Selain mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran lebih cepat, cost effective, penggunaan internal trainer ini akan mendorong inovasi baru dalam membangun learning organization. SME (Subject Matter Expert) bukan hanya dilengkapi dengan skill mengajar tetapi harus diberikan skill dalam penyusunan kurikulum, desain pembelajaran yang sesuai dengan sasaran pembelajaran maupun competency gap reduction method yang tepat.

Proses lean-ISD ini :

• Membagi upaya proyek ISD di beberapa organisasi, lokasi, dan personel Training & Development T&D, sambil memastikan bahwa semua bagian T&D cocok untuk menghasilkan pengalaman pembelajaran yang lancar.

Pelatihan dan kompetensi ini akan fokus pada aspek peningkatan kemampuan desain kurikulum dan teknik penyampaian materi, baik secara teori mapun praktek (role play). Setiap peserta akan dipandu bagaimana melakukan desain ISD (Instructional System Design), sebuah metode standard penyusunan kurikulum pelatihan paling sistematis, di gunakan oleh berbagai perusahaan terkemuka General Electric, Pertamina, Telkom Indonesia, dll. Peserta akan melakukan praktek pengembangan kurikulum dan microteaching secara langsung dengan dipandu fasilitator yang kompeten. Materi praktek 70% dan assignment akan menjadikan pelatihan dan sertifikasi ISD dan Train the trainers ini sangat bermanfaat bagi calon trainer dan trainer perusahaan anda. Selama proses praktek pengajaran akan direkam dan di berikan feedback untuk melakukan improvement dalam penyampaian materi.

AGENDA PELATIHAN & SERTIFIKASI LEAN INSTRUCTIONAL SYSTEM DESIGN

1.Learning Value Chain

2.Lean ISD Instructional System Design

3.Evaluation of Learning

4.6 Phase of Lean ISD

5.Gater Learning Needs

6.Establish Course Requirement & Structure

7.Design Course Framework (Material, Activities & Learning Project)

8.Test, Pilot, Release & Maintain Course

9.Marketing & Promotion Tool

10.Design & Develop for Project Lean ISD Participant

11.Client Project Lean ISD

12. Examination & Presentation

Investasi Rp 5.500.000

HR House Indonesia

OD Consulting & Business Improvement Business Advisor

TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI

www.hrhouseindonesia.com

#hrhouseindonesia

TALENT MANAGEMENT & DEVELOPMENT PROGRAM – TALENT DASHBOARD

Kelas Zoom Meeting SELASA 30 APRIL 2024 Jam 10:00-11:30.

 Set up Talent Management System Development Program berbasis: 

1. Performance Management System 

2. Individual Development Program (plus coaching & mentoring)

Cara cepat menyusun TMS. 

1. Menggunakan small software & HAV toolkit untuk talent pool siap pakai. 

2. Position Prioritization Toolkit , memplot posisi jabatan yang prioritas, kritikal dan diretensi (bagaimana mengetahui jabatan dalam SO yang kritis ke bisnis dan yang kurang laku atau yang sulit mencari kandidatnya) 

3. Formula software PMS – IDP Toolkit berbasis grading. Menghitung Bonus Karyawan berbasis Grading, dan persentase kenaikan upah di tahun baru. . 

4.Coaching & Daftar Liga Talent Nasional anda (hasil mapping anda) 

5. Talent dasboard untuk emerging potential dan Leadership potensial

6. Succession Management Dashoard Tool (Talent Bench Strength).

Empat langkah Development program dalam 1 tahun fiskal. Bagaimana mengelola HAV Human Assets Value Classification ?: 9 cara pengelolaan Talenta. 

Event : WA 0811891352 Investasi Rp 1.250..000/peserta 

Materi : https://lnkd.in/gFnA8_U

HR House Indonesia

www.hrhouseindonesia.com

#hrhouseindonesia

CORM CERTIFIED OFFICER RISK MANAGEMENT PELATIHAN SERTIFIKASI RISK MANAGEMENT 16 – 17 MEI 2024 HOTEL FAVE JAKARTA

Pelatihan Manajemen Risiko Officer – Risk Management dalam Industri banyak mengadopsi ERM (Enterprise Risk Management) ISO 31.000. Risk Management Sertikasi juga menggunakan standar internasional ERM. Kompetensi Profesi Risk Management dibutuhkan oleh Industri dalam memastikan proses bisnis ditepat masing-masing dapat dikendalikan dengan baik dan benar.

Ketidakpastian yang dimungkinkan karena kejadian potensi resiko haruslah dieliminir atau ditiadakan sehingga kepastian dalam seuah proses bisnis dapat dimaksimalkan untuk perusahaan dapat mencapai sasaran target yang sudah ditetapkan. Maka menjadi penting akan adanya penguasaan akan manajemen resiko atau ERM Enterprise Risk Management di tempat anda.

Dalam acara 2 hari sertifikasi pelatihan CORM ini peserta akan mendapat gambaran tentang isi materi pelatihan dan adanya peningkatan kompetensi peserta dengan mampu melakukan exam formatif dan sumatif dan uji kompetensi penyusunan ERM RISK REGISTER
1. Peserta mengikuti ujian hari kedua
2. Peserta menyusun ERM Risk Register hingga Risk Monitoring (ISO 31000 based)
3. Presentasi hasil Risk Register dari overview masing-masing perusahaan.

Outline
1. Introduksi ERM Enterprise Risk Management-Risk Management International Standard
2. Introduksi isi materi ISO 31000: 2018 – Arsitektur ISO SNI 31000:2018
3. Prinsip Dasar Risk Management
4. Peluang Statistik Terjadinya Resiko
5. Identifikasi Resiko
6. Pengukuran Resiko
7. Evaluasi dan Pemetaan Resiko
8. Respon Resiko
9. Monitoring Resiko
10.Laporan Resiko
11. ERM Tools ( Finance Based Risk Registered)

Investasi Rp 5.000.000
WA 0811891352
On 2nd Day : Examination + Presenting ERM Risk Register & Monitoring yang telah disusun dan ditreatment.

HR House Indonesia
OD Consulting & Business Improvement Business Advisor
A HR Services Company
TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI
www.hrhouseindonesia.com

CPBCM CERTIFIED PROFESSIONAL BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT 29 APRIL & 2 – 3 MEI 2024 HOTEL FAVE JAKARTA (ISO 22301 ISO 22313 ISO 27301)

Pelatihan sertifikasi yang bertujuan menghasilkan peserta menjadi profesional yang mampu membuat kegiatan operasional tetap dapat berjalan dengan disiplin menjalankan pengelolaan keberlangsungan usaha – Business Continuity Management pada saat terjadi kondisi emergensi atau keadaan darurat maupun tidak.

Berlatar belakang dari hal di atas, maka implementasi Business Continuity Management (BCM) merupakan suatu elemen yang saat penting dalam suatu organisasi. Penerapan BCM harus mendapatkan dukungan dari Top Management, dan dimulai dengan penetapan obyektif, identify kebutuhan resources (minimum), dan target yang akan dicapai. Sesuai dengan obyektif dan target yang sudah ditentukan, dan sejalan dengan proses risk assessment, maka organisasi tersebut harus menentukan ancaman serta dampak yang mungkin akan terjadi, serta mitigasi risiko yang diperlukan.

Keberhasilan implementasi BCM dalam suatu organisasi bukan hanya dilihat dari keberhasilan ujicoba BCP, namun juga seberapa tinggi tingkat keperdulian/awareness dari setiap personil dalam organisasi tersebut.Untuk itu aktivitas untuk menumbuhkan awareness dari seluruh
personil dalam suatu organisasi harus dilakukan secara berkala dalam bentuk sosialisasi, simulasi, training, ataupun aktivitas permainan/games lainnya yang dibuat semenarik mungkin.

Outline
Day 1
Business Continuity Management System ISO 22301 & Guidance ISO 22313
Governance : Business Continuity Management Policy, Operation, Planning & Control
Risk Management
Business Impact Analysis

Day 2
Business Continuity Strategy & Design Mitigation & Protection
Business Continuity Plans Construct & Develop
Awareness Training
Exercising & Testing

Day 3
Performance Evaluation & Improvement
Disaster Recovery Plan ISO 27301
Examination
Ujian Kompetensi Menyusun & membuat BCMS
Presentation BCMS Business Continuity Management System (own company)

Dilengkapi dengan SNI 22301: 2019, ISO Standard 22313, ISO Standard 27301, Disaster Cases, Tool Kerja CPBCM, Risk Register dll.

Investment Rp 6.500.000

HR House Indonesia
OD Consulting & Business Improvement Business Advisor
A HR Services Company
www.hrhouseindonesia.com

PELATIHAN WORK LOAD ANALYSIS DAN MENTAL WORK LOAD ANALYSIS ( WLA WORK SAMPLING, WLA FTE, WLA SUPPORT DEPARTMENT, WLA WISN MODEL, NASA TLX WORKBOOK)
📅 2-3 Mei 2024
🕘 09.00 – 16.00 WIB
💻 Hotel Fave Jakarta
 

 Dampak terbesar masa pandemik Covid-19 terhadap organisasi adalah
banyaknya pekerjaan yang berkurang bahkan tidak dapat lagi dilaksanakan karena penerapan protokol menjaga jarak, pembatasan kontak fisik dan berkumpul. Hal tersebut menyebabkan perubahan pada fungsi tugas dan beban kerja jabatan serta tuntutan target perusahaan.
Workload Analysis (WLA) perlu dilakukan organisasi untuk merespon tuntutan perubahan guna menghindari inefisiensi dan inefektivitas organisasi. Pada workshop ini peserta akan belajar bagaimana mengukur beban kerja dan menghitung jumlah SDM yang dibutuhkan. Bahkan yang lebih menarik adalah kebutuhan SDM yang akan ditetapkan tersebut akan dikombinasikan penghitungannya dengan pengukuran Mental Workload (Beban Kerja Mental).

Tujuan :
• Mampu menghitung secara akurat berapa jumlah SDM yang dibutuhkan.
• Dapat menghasilkan output berupa beban kerja (jabatan/unit) dan standar waktu tiap tugas.
• Mampu memberikan rekomendasi job redesign, organization restructuring, dan penambahan/pengurangan SDM.

OUTLINE
Sesi 1
• Perbedaan kondisi sebelum dan saat Pandemik Covid-19
• Pengertian Workload Analysis (WLA) dan Mental Workload (MWL)
• Output dan manfaat WLA dan MWL
• Hambatan dan keterbatasan WLA dan MWL
• Pendekatan dan metode WLA dan MWL di masa Pandemik dan endemik
Sesi 2
• Mereview proses bisnis dan Job Description
• Fungsi Jabatan, Tugas Pokok, Tanggungjawab, dan Aktivitas
• Tugas Pokok, Tugas Tambahan, Tugas Lain-Lain, dan Allowance
• Tugas Harian, Tugas Berkala, dan Tugas Insidentil
• Jenis dan Satuan Output, Volume Tugas, Satuan Waktu, dan Waktu Standar
Sesi 3
• Kondisi Normal (Rata-Rata: Mean, Median, dan Modus)
• Waktu Kerja, Waktu Tersedia, dan Waktu Kerja Efektif
• Kategori Beban Kerja
• Instrumen WLA dan MWL
Sesi 4
• Simulasi Pengukuran Beban Kerja dan Penghitungan Kebutuhan SDM
• Latihan Pengukuran Beban Kerja dan Penghitungan Kebutuhan SDM

Tool kerja
1. WLA Work Sampling
2. WLA Metode FTE
3. WLA Beban Kerja Individu vs Jabatan (untuk support department)
4. WLA WISN Model
5. NASA TLX work book

Investasi Rp 3.500.000
WA 0811891352
HR HOUSE INDONESIA CONSULTING
OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR
A HR SERVICES COMPANY
HEAD HUNTER SP
www.hrhouseindonesia.com
#hrhouseindonesia

Sales Training & Workshop Professional Branch Management 29 – 30 APRIL 2024 Hotel Fave Jakarta. (Siap support Inhouse Training anda)

 

 Professional Branch Management merupakan pelatihan yang didesain untuk para peserta. Branch Manager berkedudukan sebagai wakil dari kantor pusat. Branch Manager merupakan suatu jabatan penting dalam suatu perusahaan. Seorang Branch Manager menjadi penyambung informasi dan kebijakan dari kantor pusat kepada karyawan di suatu kantor cabang. Bahkan tidak hanya informasi, tetapi juga segala kebijakan dan target kantor pusat. Tentu saja dengan demikian menjadi penting seorang Branch Management memiliki kemampuan dan pengetahuan yang mendalam untuk memenuhi tuntutan kantor pusat. Sekaligus bisa menghadapi tantangan dan mengembangkan segala jenis potensi di kantor cabang.

Outline :
1. Strategic Sales Management
2. Leadership
3. Branch Management
4. Sales Model Competency
5. Supervisory Skill
6. Effective Communication is Critical
7. Negotiation Skill
8. Optimizing Your Long Term Impact
9. Quick Finon Finance For Non Finance Manager + Project Management
10. Effective Budgeting & Cost Control
11. Leadership Profiling (gratis)
12. Closing

Dilengkapi dengan software / tool kerja analisa kuantitatif dan analisa kualitatif pasar & software / tool kerja SWOT, BCG Boston Consultant Group, Matriks GE, Dupont Analysis Finance, Set up sales budgeting dll.

Investasi Rp 5.500.000
Hub +62811891352

Salam
HR House Indonesia
OD Consulting & Business Improvement Business Advisor
A HR Services Company
Head Hunter SP
TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI
www.hrhouseindonesia.com
#hrhouseindonesia
Hongkong 2345

 Certified Industrial Relations Professional (CPIR) HOTEL FAVE JAKARTA 25 – 26 APRIL 2024. Hub 0811891352 (Gambar) Diikuti oleh perusahaan MULTI NATIONAL COMPANY.

Workshop ini disajikan secara rinci pengetahuan dan praktek Industrial Relations (IR) yang dibagi kedalam 2 (dua) ranah, yaitu ranah peningkatan kerjasama dalam rangka membangun kesamaan padangan dan tujuan antara perusahaan dengan pekerja serta pemangku kepentingan lainnya, Pokok-pokok yang akan dibahas antara lain konsep dasar kerjasama pekerja dan management, perbedaan kerjasama dengan perundingan bersama, Kemudian bagaimana memulai dan mengelola dan melakukan monitoringnya. kemudian disampaikan pula pokok-pokok hukum ketenagakerjaan yang mutlak mendapat perhatian pula, dari sejak dimulai adanya hubungan kerja, kemudian selama berlangsungnya hubungan kerja, sampai pada saat/setelah berakhirnya hubungan kerja dengan rujukan utamanya adalah peraturan-peraturan ketenagakerjaan yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan kerja (perusahaan maupun pekerja/buruh) serta hubungannya dengan SP/SB dan pemerintah dalam Peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan yang terkait.

Hubungan industrial atau biasa disebut industrial relation yang harmonis dan kondusif adalah dambaan setiap perusahaan. Namun perbedaan kepentingan antara pengusaha dan pekerja bisa saja menimbulkan perselisihan. Adanya perselisihan hubungan industrial akan mengganggu jalannya roda usaha yang harus segera dicari jalan keluarnya yang adil dan dapat diterima oleh semua pihak.

Outlines:
1. Konsep Dasar HI & Pengantar Bidang Ketenagakerjaan
2. Strategic Industrial Relation
3. Pengantar Hukum di Industrial Relation
4. UU 6/2023, PP 34,35,36 & 37 / 2021, PP 51/2023
5.Sarana Hubungan Industrial dan Hubungan Kerja
LKS Bipartit dan Serikat Pekerja
6. Implikasi UU 6/2023 dan PP turunannya terhadap PP, PKB, PK dan PB serta PKWT,PKWTT,PHL dan Mitra
7. Tahapan dan Mekanisma pembuatan PP dan PKB yang smart
8. Mogok Kerja, Demonstrasi, Lock Out dan Outsourcing
9. Penyelesaian Hubungan Industrial
10. Pemutusan Hubungan Kerja
11. Apa implikasi PHK Pemutusan Hubungan Kerja dengan “alasan mendesak”pada butir pasal/ayat PP atau PKB Perusahaan?
12. Strategi Bernegosiasi & Strategi Perundingan PKB Perjanjian Kerja Bersama
13. Aspek Normatif Hubungan Industrial
14. Aspek Kedisiplinan Pekerja dalam meningkatkan Kinerja Usaha
15. Bedah Kasus PHI di pengadilan hingga MA

Examination on 2nd Day (English)
Investasi Rp 5.250.000

Hub 0811891352

Salam
HR House Indonesia
OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT BUSINESS ADVISOR
A HR SERVICES COMPANY
HEAD HUNTER SP
TUK TEMPAT UJI KOMPETENSI BNSP – RI
Asesor Kompetensi BNSP – RI
www.hrhouseindonesia.com
hashtag#hrhouseindonesia

Materi Pelatihan Salary Structure Menggunakan Metode Point Factor GGS – FES Hotel Fave Jakarta 25 – 26 April 2024

Perusahaan harus memperhatikan external competitiveness maupun internal equity di dalam mendesain
paket remunerasi yang merupakan critical factor di dalam usaha untuk
mendesain strategy dan system baik attracting maupun retaining,
melalui Evaluasi & Penyusunan Job Description, melakukan Job Evaluasi
dan menentukan Grading System serta mengimplementasikannya kedalam
Salary Structure yang competitive dan fair serta melakukan optimasi
terhadap Pay for Performance.

Outline
1. Memahami dasar-dasar kompensasi sebagai aspek dari manajemen penggajian dan imbalan karyawan perusahaan.
2. Memahami dan mampu menerapkan aturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dan kaidah internasional.
3. Memperoleh pemahaman dan mampu menciptakan Job Evaluasi yang sesuai dengan visi, misi dan budaya perusahaan.
4. Mampu melakukan evaluasi jabatan di setiap fungsinya sesuai dengan format yang umum di industri (internasional standard & customize).
5. Mampu mengaplikasikan struktur upah berdasarkan kinerja & kompetensi.
6. Memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang dasar-dasar instrument struktur upah.
7. Mampu menterjemahkan peran serta kompensasi dalam peningkatan kinerja.
8. Mampu menciptakan instrumen kompensasi berkenaan dengan peningkatan kinerja serta melakukan eksekusinya.
9. Mampu mensinergiskan antara kompensasi dengan kinerja & kompetensi serta melakukan implementasinya.
10. Memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang dasar-dasar instrument salary structure (minimum-maksimum, pay range, mid point, jumlah kelas, range grade, compa ratio dll).
11.Mengetahui dan memahami sistematika penyusunan struktur penggajian serta melakukannya.
12. Mampu menentukan jumlah grading/class yang optimal untuk salary structure di perusahaan serta menyesuaikannya dengan kepentingan organisasi.
13. Mampu melakukan audit penggajian serta trouble shootingnya.
14. Mampu melakukan Salary Administration (Simulasi Payroll terhadap Salary Increased) dengan beberapa teknik kenaikan gaji (General Increased, Merit Increased & Merit Metrics)
15. Mampu membuat & menyusun struktur gaji untuk organisasi yang berbeda dengan tepat & sistematis.
16. Memahami metoda & teknik GGS – FES serta mampu melakukan eksekusi & mengimplementasinya (cluster point factor). Size Organisasi ( Keuangan Perusahaan, FTE, Kompleksitas Bisnis).  Klasifikasi Jabatan (Band, Level, Grade). Validasi Kalibrasi Jabatan. Penamaan Jabatan Title yang sesuai Band..
17. Mampu mempersiapkan diri sendiri untuk expert dalam pengambilan keputusan dan penguasaan teknik-teknik kompensasi yang lebih tinggi yang digunakan dalam penggajian dan selaras dengan kaidah internasional yang sejalan dengan perusahaan
18. Mampu membudgeting kenaikan upah akibat kinerja/kompetensi dan upah sundulan

Investasi Rp 7.000.000 (dilengkapi dengan tool/software alat kerja siap pakai)

HR House Indonesia
OD Consulting & Business Improvement Business Advisor
A HR Services Company
Head Hunter SP
TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI
www.hrhouseindonesia.com
hashtag#hrhouseindonesia

ISO 22301 BASED CPBCM CERTIFIED PROFESSIONAL BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT 1 – 3 MEI 2024 HOTEL FAVE JAKARTA

Pelatihan sertifikasi yang bertujuan menghasilkan peserta menjadi profesional yang mampu membuat kegiatan operasional tetap dapat berjalan dengan disiplin menjalankan pengelolaan keberlangsungan usaha – Business Continuity Management pada saat terjadi kondisi emergensi atau keadaan darurat maupun tidak.

Pada akhir acara pelatihan peserta dapat menyusun dan membuat BCMS dari masing-masing perusahaan dan mempresentasikannya.

Berlatar belakang dari hal di atas, maka implementasi Business Continuity Management (BCM) merupakan suatu elemen yang saat penting dalam suatu organisasi. Penerapan BCM harus mendapatkan dukungan dari Top Management, dan dimulai dengan penetapan obyektif, identify kebutuhan resources (minimum), dan target yang akan dicapai. Sesuai dengan obyektif dan target yang sudah ditentukan, dan sejalan dengan proses risk assessment, maka organisasi tersebut harus menentukan ancaman serta dampak yang mungkin akan terjadi, serta mitigasi risiko yang diperlukan.

Keberhasilan implementasi BCM dalam suatu organisasi bukan hanya dilihat dari keberhasilan ujicoba BCP, namun juga seberapa tinggi tingkat keperdulian/awareness dari setiap personil dalam organisasi tersebut.Untuk itu aktivitas untuk menumbuhkan awareness dari seluruh
personil dalam suatu organisasi harus dilakukan secara berkala dalam bentuk sosialisasi, simulasi, training, ataupun aktivitas permainan/games lainnya yang dibuat semenarik mungkin.

Outline
Day 1
Business Continuity Management System ISO 22301 & Guidance ISO 22313
Governance : Business Continuity Management Policy, Operation, Planning & Control
Risk Management
Business Impact Analysis

Day 2
Business Continuity Strategy & Design Mitigation & Protection
Business Continuity Plans Construct & Develop
Awareness Training
Exercising & Testing

Day 3
Performance Evaluation & Improvement
Disaster Recovery Plan ISO 27301
Examination
Ujian Kompetensi Menyusun & membuat BCMS
Presentation BCMS Business Continuity Management System (own company)

Dilengkapi dengan SNI 22301: 2019, ISO Standard 22313, ISO Standard 27301, Disaster Cases, Tool Kerja CPBCM, Risk Register dll.

Investment Rp 6.500.000

HR House Indonesia
OD Consulting & Business Improvement Business Advisor
A HR Services Company
www.hrhouseindonesia.com

PELATIHAN SERTIFIKASI CORM CERTIFIED OFFICER RISK MANAGEMENT 29 – 30 APRIL 2024 HOTEL FAVE JAKARTA

Pelatihan Manajemen Risiko Officer – Risk Management dalam Industri banyak mengadopsi ERM (Enterprise Risk Management) ISO 31.000. Risk Management Sertikasi juga menggunakan standar internasional ERM. Kompetensi Profesi Risk Management dibutuhkan oleh Industri dalam memastikan proses bisnis ditepat masing-masing dapat dikendalikan dengan baik dan benar.

Ketidakpastian yang dimungkinkan karena kejadian potensi resiko haruslah dieliminir atau ditiadakan sehingga kepastian dalam seuah proses bisnis dapat dimaksimalkan untuk perusahaan dapat mencapai sasaran target yang sudah ditetapkan. Maka menjadi penting akan adanya penguasaan akan manajemen resiko atau ERM Enterprise Risk Management di tempat anda.

Dalam acara 2 hari sertifikasi pelatihan CORM ini peserta akan mendapat gambaran tentang isi materi pelatihan dan adanya peningkatan kompetensi peserta dengan mampu melakukan exam formatif dan sumatif dan uji kompetensi penyusunan RISK REGISTER
1. Pesserta mengikuti ujian hari kedua
2. Peserta menyusun Risk Register hingga Risk Monitoring (ISO 31000 based)
3. Presentasi hasil Risk Register dari overview masing-masing perusahaan.

Outline
1. Introduksi ERM Enterprise Risk Management-Risk Management International Standard
2. Introduksi isi materi ISO 31000: 2018 – Arsitektur ISO SNI 31000:2018
3. Prinsip Dasar Risk Management
4. Peluang Statistik Terjadinya Resiko
5. Identifikasi Resiko
6. Pengukuran Resiko
7. Evaluasi dan Pemetaan Resiko
8. Respon Resiko
9. Monitoring Resiko
10.Laporan Resiko
11. ERM Tools (Risk Registered Finance Based)

Investasi Rp 5.000.000
WA 0811891352
On 2nd Day : Examination + Presenting Risk Register & Monitoring

HR House Indonesia
OD Consulting & Business Improvement Business Advisor
A HR Services Company
TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI
www.hrhouseindonesia.com

Pelatihan Implementasi OKR Objective Key Result 25-26 April 2024 Hotel Fave Jakarta

Organisasi Modern saat ini sudah menerapkan OKR pada bisnis unit usahanya. OKR adalah singkatan Objectives dan Key Results. Metodologi OKR ini telah membantu banyak perusahaan raksasa teknologi, mulai dari Intel hingga Google, mencapai pertumbuhan bisnis puluhan kali lipat.

OKR sangat dinamis dan efektif digunakan pada organisasi yang ingin mendapatkan nilai kinerja tinggi. Selain mudah digunakan OKR juga sederhana untuk diaplikasikan di perusahaan anda.

Outline:

1. Introduction OKR
2. OKR Deployment
3. OKR Yang Effective (Business Impact)
4. Benefit OKR
5. Sustaining OKR Culture & Coaching
6. OKR vs BSC-KPI
7. OKR Simulation & Project
8. OKR Implementation & Aligning
9. Cara Kerja OKR
Menyusun OKR Perusahaan
Menyusun OKR Leader/Departemen/Team
Menyusun OKR Individu
10. OKR Report & Evaluation (Calculation)
11. OKR Driving Execution & Change Management

Investasi Rp 3.000.000
Biaya pribadi Rp 2.750.000

HR HOUSE INDONESIA
OD Consulting & Business Improvement Business Advisor
A HR Services Company
Head Hunter SP
TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI
www.hrhouseindonesia.com